Berdasarkan studi yang dilakukan oleh National Insurance Crime Bureau (NICB) dan dilaporkan oleh Top Speed, sebanyak 500.000 kendaraan dicuri selama enam bulan pertama pada tahun 2023 di Amerika Serikat. Angka tersebut meningkat sebesar dua persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dilansir Motortrend, pencurian tertinggi terjadi pada bulan Mei 2023 dengan angka pencurian 87.993 kendaraan, sedangkan rata-rata pencurian kendaraan per bulan di angka 80.000 unit.
Menurut data Highway Loss Data Institute mengenai kehilangan mobil keluaran 2020-2022 yang dipublikasikan April 2023, mobil listrik jarang menjadi incaran pencuri jika dibandingkan dengan mobil konvensional. Pencuri lebih sering menargetkan mobil konvensional yang populer seperti Toyota Camry, RAV4, Honda Accor, dan CR-V. Sampai saat ini, mobil listrik tidak termasuk dalam peringkat 10 besar mobil yang sering dicuri.
Apa yang Terjadi dengan Mobil Curian?
Salah satu cara untuk mengetahui mengapa mobil listrik tidak menarik bagi maling adalah mendalami motif sang pelaku. Dulu salah satu cara untuk menghilangkan jejak adalah menjual mobil curian dalam berupa suku cadang, kini mobil curian bisa saja ditawarkan di negara lain.
Mengapa Pencuri Tidak Tertarik dengan Mobil Listrik
Pencuri harus memikirkan lokasi untuk menjual mobil curian. Jika menjual ke Amerika Selatan, Timur Tengah, atau lainnya, belum tentu lokasi tujuan memiliki infrastruktur yang memadai untuk mobil listrik. Sehingga minatnya tidak setinggi mobil konvensional.
Selain itu, menurut Top Speed, mobil listrik biasanya ditinggal parkir dalam keadaan terhubung dengan stasiun pengisian baterai. Memotong kabel saja tidak cukup untuk membawa mobil listrik kabur, karena mobil tetap akan mengunci soket pengisian listrik selama pintu terkunci.
Selain itu, mobil listrik pada umumnya memiliki sistem pengamanan yang lebih baik, sehingga mudah untuk melacak lokasinya. Bahkan, beberapa mobil listrik dapat dipantau lokasinya melalui aplikasi.

