Mercedes-Benz melakukan recall untuk dua model SUV-nya, yaitu GLE dan GLS untuk dua masalah yang berbeda. Masalah pertama melibatkan transmisi untuk GLE dan GLS, masalah kedua pedal rem bisa tiba-tiba macet untuk GLE keluaran 2024.
Dilansir Carscoops, mobil keluaran 2020-2023 bermesin 6- silinder dan transmisi otomatis 9-percepatan yang terdampak dari masalah ini. Untuk pasar Amerika Serikat, total kendaraan yang terdampak sebanyak 105.071 unit, dengan rincian 32.308 GLE 450s dan 72.763 GLS 450s.
Mercedes pertama kali menyadari masalah ini pada Maret 2022 lalu, namun akar permasalahannya baru teridentifikasi pada Mei 2023. Permasalahan yang rumit ini rupanya berasal dari perangkat lunak bagian transmisi.
Berdasarkan hasil investigasi, masalah timbul ketika menurunkan gear dari tujuh ke enam. Jika mobil akan membatalkan perpindahan tersebut saat suhu cairan tranmisi rendah, dan starter-altenator 48 volt mencoba recuperation, maka mesin bisa bermasalah.
Mobil yang tiba-tiba kehilangan tenaga bisa menyebabkan tabrakan dari mobil yang melaju kencang di belakang. Pihak Mercedes sendiri mengklaim tidak akan sulit untuk menyalakan kembali mesin yang mati. Mercedes mengatakan sudah mengembangkan perangkat lunak untuk mencegah hal tersebut terjadi. Mulai 16 April mendatang, pemilik GLE dan GLS bisa mendatangi dealer terdekat untuk memperbarui perangkat lunak tanpa biaya.
Mercedes-Benz Lakukan Recall Akibat Pedal Rem
Program recall selanjutnya melibatkan model GLE. Mobil yang terkena dampaknya sekitar 466 unit. Masalah yang terlibat disebabkan oleh pengelasan yang dilakukan oleh pihak penyuplai. Pedal akselerasi berpotensi retak lalu pecah, sehingga sopir tak bisa mengendalikan mobil sebagaimana mestinya. Untungnya belum ada kerusakan yang dilaporkan akibat hal tersebut.
Mercedes-Benz mengimbau pemilik mobil yang terdampak untuk berkunjung ke dealer mulai 16 April. Teknisi akan memperbaiki bagian pengelasan yang bermasalah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

