Lamborghini seakan-akan memberikan sinyal kematian dari Huracan dengan mesin V-10 dengan peluncuran Huracan STJ edisi terakhir. Super Trofeo Jota (STJ) menggunakan STO sebagai basisnya, dengan sedikit peningkatan untuk menciptakan versi terbaik.
Dilansir Motor1, mobil ini hanya dibuat sebanyak 10 unit saja untuk menandakan akhir dari Lambo baby setelah satu dekade dipasarkan. Huracan STJ menggunakan mesin naturally aspirated 5,2 liter yang menghasilkan tenaga 631 hp dengan torsi puncak 565,38 Nm. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis dual-clutch 7-percepatan. Salah satu perbedaan versi STJ dibanding STO adalah empat shock absorber yang berasal dari mobil balap.
Empat shock absorber tersebut dipadukan dengan roda center-lock berukuran 20 inci yang dibalut ban Bridgestone Potenza. Sisi sudut bumper depan mendapatkan nuansa serat karbon yang termasuk dalam paket aerodynamic.Selan itu sayap belakang memiliki sudut yang berbeda. Huracan STJ telah diuji di sirkuit Nando dengan hasil lebih cepat dibanding STO.
Untuk membuatnya semakin menawan dibanding Huracan lainnya, Lamborghini menyiapkan dua desain berbeda. Desain yang ditampilkan di atas merupakan warna biru dengan atap hitam dipadukan aksen merah dan putih. Terdapat pelat karbon dalam kabin bertuliskan “1 of 10” untuk menandakan eksklusivitas .
Lamborghini Edisi Terbatas Sudah Habis Terjual
Lamborghini belum membeberkan soal harga. Bagi Anda yang berminat membeli pun siap-siap kecewa, karena Lamborghini menyebutkan 10 mobil edisi khusus ini sudah ada pemiliknya. Penerus Huracan akan diumumkan pada akhir tahun ini, kemungkinan besar tanpa kehadiran mesin NA V-10. Jadi siap-siap saja penggantinya mesin berkapasitas lebih kecil dengan turbocharger atau sistem hybrid.

