Kunci mobil digital secara perlahan-lahan mulai digunakan. Kebanyakan handphone keluaran terbaru sudah mengadopsi teknologi UWB (Ultra Wide Band), tapi hanya mobil-mobil tertentu saja yang bisa menggunakan fitur kunci mobil digital.
Dilansir Autoevolution, pabrikan mobil bekerja sama dengan perusahaan teknologi seperti Apple dan Samsung untuk menyediakan dukungan kunci mobil digital hanya untuk model generasi terbaru. Tentu harganya menjadi mahal dan biasanya ditawarkan pada mobil kelas premium.
Melihat kondisi tersebut, tim yang mengerjakan proyek PhoneFob percaya aksesori handphone bisa menggantikan kunci mobil tradisional. Penemu PhoneFob percaya aksesori handphone lebih masuk akal dibanding kunci mobil digital. PhoneFob menyatakan salah satu kelemahan kunci mobil digital adalah pengguna akan sulit mengakses mobil jika baterai handphone habis.
Magnetic PhoneFob yang ditempelkan di belakang handphone bisa menggantikan kunci tradisional. Sehingga diklaim bisa membuat konsumen merasa tenang, karena handphone yang hilang bisa ditemukan dengan berbagai cara, misalkan melalui smartwatch atau aplikasi pencarian yang diakses melalui browser.
Cara Kerja Kunci Mobil Magnetic PhoneFob
PhoneFob perlu memindahkan isi dari kunci mobil yang meliputi mainboard dan chip, lalu dipindahkan ke aksesori yang terintegrasi dengan perangkat. Aksesori ditempelkan ke belakang handphone menggunakan magnet. Saat ini, aksesori kunci mobil yang berbentuk case masih dalam pengembangan.
Saat ini PhoneFob masih jauh dari fase produksi massal karena membutuhkan dana hingga Rp 1,4 miliar yang menjadi bagian dari kampanye Kickstarter. Magnetic PhoneFob bisa dipesan dengan dana Rp 1,3 juta. Jika program berjalan sesuai dengan rencana, PhoneFob memulai pengiriman pada bulan September 2024.

