BMW Terapkan Sistem Berlangganan untuk Adaptive M Suspension, Biayanya Rp 430 Ribuan per Bulan

BMW M5 Terkuat dan Terberat Resmi Diperkenalkan, Kini Adopsi Teknologi HybridBMW Group Indonesia Siap Memeriahkan GIIAS 2024 (Motor1)

Menerapkan sistem berlangganan untuk mengaktifkan fitur tertentu pada mobil tentu akan memberatkan konsumen yang sudah rela mengeluarkan uang banyak. Hal ini pun menimbulkan kontroversi dan mendapatkan tanggapan negatif dari para konsumen. BMW kini menjadi sorotan karena menyematkan perangkat adaptive M suspension, namun fiturnya tidak bisa digunakan karena dikunci menggunakan perangkat lunak.

Dilansir Carscoops, pada Agustus 2022, BMW beranggapan  pelanggan akan terbiasa dengan fitur berbasis langganan. Namun, setahun kemudian, mereka membatalkan rencana untuk menjadikan fitur pemanas kursi sebagai layanan berlangganan. Sekarang,  seorang pengguna Reddit menemukan layanan baru terkait suspensi adaptif ini.

Biaya Langganan Fitur BMW Adaptive M Suspension

Di halaman r/Cars, mereka memperlihatkan iklan di Slowakia untuk Suspensi M Adaptif yang ditawarkan mulai dari Rp 430 ribuan per bulan. Jika ingin menggunakan selamanya, biaya yang dibutuhkan nyaris Rp 8 juta.

Dikutip dari Motor1, pihak BMW menyebutkan Suspensi Adaptif tersedia melalui toko Connected Drive di AS, tetapi langganan tidak ‘diperlukan.’ Fitur ini masih dapat dipilih sebagai opsi pabrik, tetapi melalui toko, fitur ini dapat ditambahkan ke mobil tertentu yang awalnya tidak memiliki opsi tersebut. Pelanggan dapat mencobanya secara gratis selama sebulan, dan jika mereka menyukainya, mereka dapat memilih untuk berlangganan bulanan atau tahunan, atau membelinya secara langsung dengan biaya satu kali sebesar nyaris Rp 8 juta.

Hal ini tentu menandakan beberapa model BMW sudah dilengkapi suspensi M Adaptif yang terpasang, namun fiturnya dikunci melalui perangkat lunak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *