Lamborghini Yakin Sekarang Bukan Saatnya untuk Supercar Listrik

Lamborghini TemerarioLamborghini Temerario (Motor1)

Lamborghini memilih untuk menggabungkan teknologi hybrid dibandingkan dengan beralih ke kendaraan listrik (EV). Padahal, sekitar lima tahun lalu kendaraan listrik murni dianggap sebagai masa depan yang sudah pasti.

Dilansir Motor1, Chief Technical Officer Lamborghini, Rouven Mohr, mengatakan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk meluncurkan mobil listrik murni dalam kategori supercar, terutama karena banyak mobil listrik yang tidak berhasil di pasaran.

Lamborghini percaya bahwa teknologi hybrid cukup untuk menopang mereka selama satu dekade ke depan. Namun, mereka juga memahami bahwa transisi ke kendaraan listrik penuh adalah hal yang tidak terhindarkan. Oleh karena itu, Lamborghini merencanakan peluncuran mobil listrik pertama mereka pada tahun 2028. Model EV pertama ini, yang diantisipasi dari konsep Lanzador, tidak akan menjadi supercar, melainkan SUV 2+2 yang berfokus pada kenyamanan dan perjalanan jarak jauh.

Tantangan Terbesar Lamborghini

Tantangan terbesar Lamborghini dengan model listrik ini adalah menciptakan diferensiasi yang jelas dibandingkan EV lain, sambil tetap mempertahankan DNA merek Lamborghini yang dikenal dengan performa dan emosi berkendara. Mohr menekankan bahwa mobil listrik Lamborghini harus memiliki kegembiraan yang sama dengan mobil bermesin bensin, bukan hanya fokus pada akselerasi dan tenaga.

Mohr juga mengapresiasi inovasi seperti transmisi simulasi paddle-shift pada Hyundai Ioniq 5 N, namun merasa pendekatan tersebut tidak cocok dengan Lamborghini. Menurutnya, Lamborghini perlu menciptakan pengalaman berkendara listrik yang unik dan menawarkan sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh mobil bermesin pembakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *