Jakarta dan sekitarnya kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur sejak semalam. Sejumlah wilayah seperti Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, dan Bekasi mengalami genangan yang cukup tinggi, menyebabkan banyak kendaraan terjebak dan terendam air. Jika mobil Anda terkena dampak banjir, ada beberapa langkah penting yang harus dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih parah.
Jangan Langsung Menyalakan Mesin
Saat air sudah surut, jangan buru-buru menyalakan mobil yang terendam. Air bisa masuk ke ruang bakar dan menyebabkan water hammer, yang berisiko merusak komponen mesin.
Lepaskan Aki untuk Mencegah Korsleting
Banjir yang melanda Jakarta tadi malam bisa menyebabkan korsleting pada mobil jika kelistrikan masih tersambung. Segera cabut aki untuk menghindari risiko ini sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Segera Keringkan Interior Mobil
Genangan yang tinggi bisa membuat air masuk ke dalam kabin. Gunakan lap kering atau vakum untuk menyerap air dan mencegah bau apek serta jamur.
Periksa Oli dan Sistem Bahan Bakar
Mobil yang terendam bisa mengalami kontaminasi oli dengan air. Cek apakah oli mesin atau transmisi berubah warna menjadi seperti susu, jika iya, segera ganti untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Selain itu, kuras tangki bahan bakar untuk memastikan tidak ada air yang tercampur dengan bensin atau solar.
Cek dan Bersihkan Sistem Rem serta Kaki-kaki
Banjir yang sempat menggenangi bisa membawa lumpur dan kotoran yang menempel pada sistem rem serta kaki-kaki mobil. Pastikan komponen ini dibersihkan dan diberikan pelumas agar tetap berfungsi optimal.
Bawa ke Bengkel Jika Diperlukan
Jika mobil terendam cukup lama , sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih mendalam.
Dengan hujan yang masih berpotensi turun dalam beberapa hari ke depan, pemilik kendaraan di Jakarta dan sekitarnya diimbau untuk lebih waspada terhadap ancaman banjir. Jika memungkinkan, parkirkan mobil di tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan akibat genangan air.

