Ferrari Legendaris Milik Michael Jordan Akhirnya Ditemukan Setelah 15 Tahun Hilang! Kini Siap Direstorasi ke Maranello

Ferrari Legendaris Milik Michael Jordan Akhirnya Ditemukan Setelah 15 Tahun Hilang! Kini Siap Direstorasi ke MaranelloFerrari Legendaris Milik Michael Jordan Akhirnya Ditemukan Setelah 15 Tahun Hilang! Kini Siap Direstorasi ke Maranello (Autoevolution)

Di era 1990-an, Michael Jordan tak hanya dikenal sebagai raja basket, tetapi juga ikon gaya hidup mewah. Salah satu simbol statusnya adalah sebuah Ferrari hitam 512 TR Testarossa yang selalu ia kendarai ke pertandingan, lengkap dengan pelat kustom bertuliskan “M-AIR-J”. Mobil ini hampir seterkenal Jordan sendiri. Namun setelah dijual, Ferrari tersebut menghilang tanpa jejak selama lebih dari 15 tahun.

Dilansir Autoevolution, mobil itu akhirnya ditemukan—dalam kondisi memprihatinkan namun masih bisa diselamatkan. Cerita di balik penemuan kembali mobil ini luar biasa gila. Setelah melalui berbagai ujian, termasuk selamat dari kebakaran hutan di California, mobil legendaris ini akan dikirim kembali ke kampung halamannya di Maranello, Italia, untuk menjalani restorasi oleh Ferrari Classiche.

Dari Chicago ke Dunia: Simbol Kejayaan Sang Legenda

Ferrari 512 TR milik Michael Jordan dikirim langsung ke rumahnya di Highland Park, Illinois, pada 29 Februari 1992. Mobil ini dibekali mesin V12 4.9-liter yang menghasilkan 428 hp dan torsi 362 lb-ft, mampu melesat 0–100 km/jam dalam 4,8 detik dengan kecepatan puncak 314 km/jam. Di zamannya, ini adalah salah satu mobil tercepat dan paling liar di jalanan.

Namun, mobil ini bukan hanya soal performa—ia mewakili era keemasan Jordan. Saat itu, Jordan muncul di mana-mana: dari lapangan basket, iklan Gatorade dan Pepsi, hingga video musik bersama Michael Jackson.

Ferrari Ini Pernah Dimiliki Chris Gardner, Sosok di Balik Film The Pursuit of Happyness

Pada 13 Oktober 1995, Jordan menjual mobil ini kepada Chris Gardner, mantan tunawisma yang kisah hidupnya menginspirasi film The Pursuit of Happyness. Gardner sempat memakai pelat nomor “NOT MJ” agar publik tahu mobil itu bukan lagi milik Jordan. Beberapa tahun kemudian, mobil ini dilelang dan… menghilang dari radar.

Pencarian 15 Tahun, Dihantui VIN Palsu dan Petunjuk Palsu

Tim dari dealer mobil klasik Curated di Miami memulai pencarian selama 15 tahun. Mereka menyisir jejak digital, menghadapi nomor VIN palsu, informasi yang menyesatkan, bahkan rumor bahwa mobil ini sudah dijual dalam bentuk onderdil oleh bengkel bubut.

Setiap kali mereka merasa mendekati kebenaran, hasilnya nihil. Sampai akhirnya, sebuah telepon dari seorang wanita mengubah segalanya. Ia mengatakan bahwa suaminya memiliki mobil tersebut.

Diselamatkan dari Api, Siap Dipulihkan di Maranello

Mobil itu ternyata sudah tidak digunakan sejak 2010 setelah sang pemilik terkena kanker. Selama lebih dari satu dekade, Ferrari ini diam di garasi rumah di California. Ketika kebakaran hutan melanda wilayah tersebut pada Januari, rumah sang pemilik hancur total—namun mobil ini selamat.

Meski tidak dalam kondisi terbaik, struktur bodi Kevlar dan aluminium, velg magnesium, hingga sistem bahan bakar Bosch Motronic masih utuh. Kini, Ferrari ini akan dibawa ke Maranello untuk direstorasi total. Setelah selesai, mobil ini akan ditunjukkan kembali kepada dua pemilik legendarisnya: Michael Jordan dan Chris Gardner, sebelum sang pemilik terakhir diberi kesempatan satu kali lagi untuk menikmati mobil impiannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *