Viral! Pengemudi Tesla Diduga Tertidur Pulas pada Kecepatan 100 Km/Jam Sambil Membawa Dua Anak

Viral! Pengemudi Tesla Diduga Tertidur Pulas pada Kecepatan 100 Km/Jam Sambil Membawa Dua AnakViral! Pengemudi Tesla Diduga Tertidur Pulas pada Kecepatan 100 Km/Jam Sambil Membawa Dua Anak

Sebuah rekaman video yang beredar luas di jagat maya memicu kekhawatiran besar terkait keselamatan jalan raya. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang wanita pengemudi Tesla Model Y yang tampak tertidur pulas di balik kemudi, sementara kendaraannya melaju kencang di jalan tol Trans-Canada Highway antara rute Golden dan Revelstoke.

Berdasarkan laporan eksklusif dari media otomotif global, Carscoops, insiden ini pertama kali dipergoki oleh seorang pengendara mobil asal Kanada bernama Carleigh King pada hari Minggu sore. Dalam video yang diabadikannya, kepala wanita pengemudi Tesla tersebut tampak terkulai lemas ke samping dan ia terlihat sama sekali tidak sadar bahwa mobilnya tengah melaju dalam kecepatan tinggi sekitar 62 mph (atau setara dengan 100 km/jam).

Kacamata Hitam Diduga Mengelabui Sistem Keamanan Tesla

Peristiwa mengerikan ini menyoroti adanya celah atau kelemahan yang mengkhawatirkan pada sistem pemantau pengemudi (driver-monitoring system) milik Tesla. Mobil listrik tersebut diduga kuat sedang mengaktifkan fitur Full Self-Driving (Supervised).

Secara teknis, fitur canggih ini mengandalkan kamera internal di dalam kabin untuk melacak pergerakan mata pengemudi, serta sensor torsi pada roda kemudi untuk memastikan pengemudi tetap memegang setir dan waspada. Namun, dalam kasus ini, sistem kamera diduga berhasil dikelabui karena pengemudi wanita tersebut mengenakan kacamata hitam, sehingga sistem tidak mendeteksi bahwa matanya tengah terpejam.

Fakta yang jauh lebih mengejutkan diungkapkan oleh King. Saat menyalip kendaraan tersebut, ia melihat bahwa wanita itu tidak berkendara sendirian. Terdapat dua orang anak kecil yang duduk di kursi penumpang bagian belakang. Tindakan lalai ini dinilai sangat fatal karena secara langsung mempertaruhkan nyawa anak-anak tersebut di tengah jalur bebas hambatan. hingga saat ini, belum diketahui pasti bagaimana pengemudi bisa mengakali sensor setir agar mobil tidak memberikan peringatan visual atau suara.

Terancam Hukuman Pidana dan Dakwaan Kelalaian

Pihak kepolisian setempat langsung memberikan respons tegas terkait video viral ini. Kopral Michael McLaughlin dari B.C. Highway Patrol menyatakan bahwa pengemudi tersebut dapat menghadapi konsekuensi hukum yang sangat berat atas tindakan cerobohnya.

Pihak berwajib menegaskan bahwa pengemudi tidak bisa lepas tangan begitu saja meskipun mobil memiliki fitur kemudi otomatis. Kepolisian dapat menjatuhkan sanksi mulai dari surat tilang pelanggaran lalu lintas biasa, hingga dakwaan pidana atas pengoperasian kendaraan bermotor yang membahayakan. Lebih lanjut, pengemudi juga berpotensi menghadapi tuntutan pidana terkait kelalaian anak (child negligence) karena telah menempatkan anak-anak di dalam mobil dalam situasi yang sangat berisiko tinggi tanpa pengawasan aktif saat kendaraan melaju di jalan raya.

Keterangan Redaksi: Artikel ini disadur dan diadaptasi secara bebas dari laporan eksklusif Brad Anderson yang dipublikasikan oleh media otomotif global, Carscoops.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *