ASTRA Infra Siagakan SPBU dan SPKLU di Ruas Tol, Pemudik Diminta Rencanakan Perjalanan dengan Cermat

Tol ASTRA Infra Terapkan Pembatasan Angkutan Barang Selama Libur Nataru 2024Tol ASTRA Infra Terapkan Pembatasan Angkutan Barang Selama Libur Nataru 2024

Menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah, ASTRA Infra mengimbau para pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan matang guna memastikan perjalanan yang aman dan nyaman. Selain memastikan kesiapan kendaraan, kondisi fisik pengemudi, serta saldo uang elektronik yang mencukupi, pemudik juga disarankan mengetahui lokasi pengisian bahan bakar maupun daya kendaraan listrik selama perjalanan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ASTRA Infra telah menyiapkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik rest area di ruas tol yang dikelolanya.

Lokasi SPBU di Ruas Tol ASTRA Infra

Sejumlah SPBU telah disiagakan di berbagai rest area pada ruas tol ASTRA Infra, termasuk di Tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan (Cipali), dan Jombang-Mojokerto. Beberapa di antaranya adalah SPBU modular yang akan beroperasi sementara selama periode 20 Maret – 13 April 2025 guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.

SPKLU untuk Kendaraan Listrik

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik, ASTRA Infra juga menyediakan SPKLU dengan berbagai kapasitas pengisian daya di beberapa titik strategis. Fasilitas ini tersedia di ruas Tol Tangerang-Merak, Cipali, Jombang-Mojokerto, serta Semarang-Solo.

Lonjakan Arus Mudik

Berdasarkan data ASTRA Infra, pada H-9 Lebaran, jumlah kendaraan yang melintas di Tol Tangerang-Merak mencapai 169.801 unit, meningkat 8,7% dari lalu lintas harian normal dan 1,2% dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Sementara itu, ruas Tol Cipali mencatat 73.114 kendaraan melintas, naik 28% dibandingkan lalu lintas harian normal, sedangkan Tol Jombang-Mojokerto mencatat 32.639 kendaraan, lebih kecil 7% dari lalu lintas harian normal namun meningkat 26% dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Imbauan untuk Pemudik

ASTRA Infra mengingatkan pemudik untuk menghindari puncak arus mudik dan balik, menjaga batas kecepatan, serta beristirahat setiap maksimal empat jam berkendara. Jika hujan, kecepatan maksimal yang dianjurkan adalah 70 km/jam. Selain itu, bagi pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak, tiket ferry hanya dapat dibeli melalui aplikasi atau website Ferizy dan tidak bisa dibeli dalam radius 5 km dari pelabuhan.

Dengan kesiapan fasilitas dan kesadaran pemudik dalam merencanakan perjalanan, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *