Bukan pemandangan biasa melihat sebuah pikap tampil dengan estetika ala mobil balap GT3, namun itulah yang disuguhkan oleh proyek terbaru dari Isuzu Challenge Thailand. Meski basisnya adalah Isuzu D-Max, tampilan standarnya hampir tak berbekas berkat rombakan total pada bodykit, sasis, hingga sektor performa. Kabar baiknya, monster lintasan ini akan dijual untuk umum dalam jumlah yang sangat terbatas.
Aerodinamika Ekstrem dari Tera Engineering
Dilansir Carscoops, fokus utama pada truk balap ini adalah pengembangan aerodinamika tingkat lanjut oleh Tera Engineering. Untuk meminimalisir turbulensi di belakang kabin, mereka menyematkan adjustable rear wing yang dipadukan dengan sirip tengah (central fin), rear diffuser, serta dual slides pada bak belakang.
Sektor depan juga tak kalah sangar dengan splitter yang bisa diatur, lubang udara bumper yang lebih besar, serta kap mesin berbahan serat karbon. Di sisi samping, fender dibuat lebih lebar dengan ventilasi fungsional, dipermanis dengan velg forged dari Lenso yang dibalut ban berperforma tinggi.
Interior Minimalis Siap Balap
Kabin D-Max ini menanggalkan seluruh fitur kenyamanan demi memangkas bobot. Sebagai gantinya, terdapat roll cage standar FIA, satu jok racing bucket, dan setir kustom dengan kontrol terintegrasi. Bahkan, layar infotainment kini dialihfungsikan menjadi displai telemetri real-time. Uniknya, truk ini tetap mempertahankan konfigurasi extended cab dengan pintu suicide khas D-Max.
Jantung Pacu Ddi MaxForce yang Agresif
Di balik kap mesinnya, bersemayam mesin turbodiesel 2.2 liter Ddi MaxForce yang telah dimodifikasi besar-besaran. Berkat turbocharger yang lebih besar, revisi intercooler, dan kalibrasi ulang software mesin, tenaganya melonjak drastis menjadi 281 hp dengan torsi 507 Nm. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 120 hp dan 107 Nm dibandingkan versi standar.
Tenaga tersebut disalurkan sepenuhnya ke roda belakang melalui transmisi manual bawaan yang telah diperkuat dengan kopling performa tinggi dari BK Clutch agar tahan disiksa di lintasan balap.
Sasis dan Kaki-Kaki Spesifikasi Sirkuit
Untuk urusan pengendalian, Isuzu menyematkan sistem suspensi baru dari Penske dengan adjustable damper serta sasis ladder-frame yang telah diperkuat. Sektor pengereman juga ditingkatkan menggunakan kaliper enam piston di depan dan empat piston di belakang dari Ferodo, lengkap dengan indikator termal untuk memantau suhu rem di area pitlane.
Harga Khusus untuk Masuk ke Dunia Balap
Berbeda dengan mobil konsep yang biasanya hanya jadi pajangan, D-Max ini akan diproduksi sebanyak 15 unit saja. Harga yang dipatok adalah 1.490.000 Baht (sekitar Rp650 jutaan). Menariknya, harga ini tergolong murah mengingat biaya pengembangannya mencapai 1.700.000 Baht per unit. Isuzu sengaja memberikan “subsidi” ini demi menjaring peserta untuk ajang balap one-make race mereka yang akan digelar pada Juni, Agustus, dan Oktober 2026.
Perlu dicatat bahwa pikap ini tidak legal digunakan di jalan raya (not street legal), sehingga pemilik harus menggunakan trailer untuk membawanya ke sirkuit.
Opsi untuk Penggunaan Harian: D-Max X-Series
Bagi konsumen yang menginginkan tampilan sporty namun tetap bisa dipakai harian, Isuzu Thailand menawarkan varian X-Series dalam tipe Speed dan Hi-Lander. Varian ini tetap menggunakan mesin 2.2 liter turbodiesel standar bertenaga 161 hp. Secara visual, X-Series tampil beda dengan gril beraksen merah, striping balap, velg hitam mengkilap 16 inci, dan interior bernuansa merah-hitam yang agresif.

