Pihak Kementerian Transportasi Jepang akan mengambil langkah tegas terhadap Toyota Industries akibat kecurangan dalam uji emisi.
Dilansir Nikkei Asia, pihak berwenang diharapkan mengambil langkah tegas terhadap perusahaan agar hal tersebut tidak terulang lagi. Hal serupa juga bisa disampaikan ke anggota grup yang lain, seperti Daihatsu Motor dan Hino Motors.
Pihak kementerian pun mempertimbangkan untuk mencabut sertifikasi mesin ekskavator milik Toyota Industries. Sertifikasi tersebut dibutuhkan oleh Toyota untuk membuat mesin.
Pada Januari lalu, Toyota mengakui telah melakukan pelanggaran berupa manipulasi data untuk beberapa model mobil dan forklift.
Pengakuan tersebut terjadi setelah terungkap pelanggaran pada tahun 2023 yang melibatkan empat model, termasuk mesin forklift dan ekskavator. Salah satu contohnya, emisi yang dihasilkan ekskavator melebihi regulasi yang berlaku.
Kementerian pun dilaporkan sedang menyiapkan sanksi serupa terhadap dua model mesin forklift yang dinilai memiliki tingkat kecurangan cukup tinggi.
Regulator akan mempertimbangkan tingkat keparahan pelanggaran tersebut sebelum memutuskan nasib mesin pada mobil Land Cruiser dan HiAce.

