Pada tahun 2014, Hozon, yang kemudian berkembang menjadi NETA, didirikan di China. Awalnya NETA melakukan pengembangan dan membangun Pusat Riset & Pengembangan di Yangtze Delta, China pada tahun 2015 yang kemudian berhasil mendapatkan lisensi kualifikasi & produksi kendaraan pada tahun 2018.
NETA mulai memproduksi dan meluncurkan produk pertama mereka N01 pada 2018. Pada tahun 2020, NETA bermain di segmen SUV bersamaan dengan peluncuran NETA U dan NETA V. NETA juga memulai ekspansi secara global dan berhasil masuk ke pasar otomotif di Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Latin hingga Afrika.
NETA Merancang Model Setir Kanan
Untuk memenuhi permintaan pasar Asia Tenggara, NETA menjadi startup EV pertama yang merancang model setir kanan. Pada tahun 2022, NETA resmi hadir di Thailand hingga mendirikan pabrik pertamanya untuk kebutuhan ekspor ASEAN.
NETA berhasil memimpin sebagai eksportir teratas di antara perusahaan mobil startup China pada tahun 2023, dengan pengiriman global mencapai 15.913 unit dan memiliki lebih dari 100 saluran penjualan di berbagai negara. Dan dengan perluasan pasar ini, NETA sukses menorehkan total penjualan kumulatif hingga 380.000 unit di pasar domestik maupun global sejak awal kehadirannya.
Penetrasi Secara Lokal
Strategi NETA untuk pasar Internasional berfokus pada penetrasi secara lokal di setiap negara. Seperti contohnya di Thailand, yang ditunjuk sebagai pusat manufaktur khususnya untuk model setir kanan sesuai dengan permintaan pasar ASEAN.
NETA di Indonesia
Dan di Tahun 2023, NETA mulai melebarkan sayap dengan debut di Indonesia melalui acara bergengsi GAIKINDO Indonesia International Automotive Show (GIIAS) 2023. Komitmen NETA untuk pasar Indonesia tidak hanya menjual mobil listrik saja, namun bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk merakit mobil secara lokal yaitu CKD untuk pasar Indonesia.
Di tahun 2024, NETA semakin melangkah lebih jauh dengan menandatangani kerja sama untuk pembangunan pabrik lokal ketiganya di Malaysia yang dijadwalkan akan memulai produksi pada tahun 2025 mendatang. Selain pabrik, NETA juga berencana untuk berkolaborasi dengan mitra lokal dalam pengadaan bahan baku, layanan purna jual, fasilitas pengisian daya, dan lain-lain, untuk berkontribusi pada setiap negara tujuannya.

