Lampu Indikator Rem Bermasalah, Jaguar Recall Ribuan E-Pace

Lampu Indikator Rem Bermasalah, Jaguar Recall Ribuan E-PaceSemua Mobil Baru Nanti Wajib Punya Fitur Pengereman Mendadak Otomatis

Jaguar melakukan recall untuk 2.842 E-Pace yang diakibatkan oleh lampu indikator tingkat keausan rem yang bermasalah. Jaguar menilai mobil yang terdampak oleh masalah ini tidak bisa menayangkan lampu sesuai dengan kondisi sisa brake pad.

Dilansir Carscoops, Jaguar ingin para pemilik datang ke dealer untuk memperbaiki komponen bermasalah, sehingga mengurangi risiko penggunaan brake pad yang melebihi masa pakai.

Jaguar mendeteksi adanya permasalahan tersebut pada 17 November 2023, lalu melakukan investigasi hingga 7 Maret 2024. Berdasarkan hasil temuan, pabrikan tersebut memutuskan untuk melakukan recall.

Indikator brake pad wear seharusnya memberikan sinyal peringatan pada dashboard saat brake pad menipis. Namun, indikator brake pad wear pada 2.842 mobil yang terdampak tidak menayangkan informasi tersebut, sehingga tidak sesuai dengan Federal Motor Vehicle Safety Standards.

Jaguar Menyebutkan Masalah Berasal dari Perangkat Lunak

Menurut Jaguar, masalah tersebut muncul akibat pengaturan yang kurang tepat pada bagian Car Configuration File. Dealer bisa menyelesaikan masalah ini dengan memperbarui data.

Sebenarnya tidak perlu lampu indikator untuk mengetahui brake pad menipis, namun mobil Jaguar memiliki tingkat kesenyapan yang baik, sehingga sulit mendengar pengereman berdecit.

Recall melibatkan E-Pace produksi 2021 hingga 2024. Jaguar akan memberikan pengumuman kepada pemilik mulai 10 Mei mendatang. Pemilik mobil juga bisa mengecek dengan memasukkan nomor VIN di laman NHTSA.org.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *