Toyota Tetap Pertahankan Mobil Kencang Bermesin Konvensional

Toyota Tetap Pertahankan Mobil Kencang Bermesin KonvensionalToyota Tetap Pertahankan Mobil Kencang Bermesin Bensin (Motor1)

Toyota Gazoo Racing percaya mesin bensin performa tinggi memiliki masa depan yang cerah. GR masih mengembangkan mesin ICE (Internal Combustion Engine) untuk model masa mendatang.

Dilansir Motor1, Tomoya Takahashi selaku Presiden Toyota Gazoo Racing mengatakan kepada Car Expert bahwa belum ada rencana untuk mobil listrik berperforma tinggi. Tomoya mengungkapkan bahwa GR akan teus menggunakan mesin ICE selama mungkin. Nanti ada masanya mesin konvensional dilarang, tapi mesin ICE tidaklah buruk, masalah utamanya adalah emisi karbon.

Meskipun tidak ada rencana mobil listrik kencang, mobil konsep FT-Se bernuansa MR2 dipamerkan saat Japan Mobility Show di Tokyo. Mobil konsep dua penumpang, motor listrik ganda, dan pengaturan AWD tersebut mendapatkan branding GR. Performa akselerasi 0-99,7 km/jam diklaim membutuhkan waktu tiga detik dengan kecepatan puncak 249 km/jam.

Menurut Laporan Inside EV, Hideaki Iida selaku Project Manager GR Design Group mengaku FT-Se akan masuk jalur produk setelah 2026.

Saat ini mesin konvensional masih akan bertahan dan mobil listrik belum akan datang dalam waktu dekat. Namun, Takahashi tidak menutup kemungkinan kombinasi keduanya. Menurut Takahashi, teknologi hybrid bisa mengurangi emisi karbon. Begitu juga dengan bahan bakar synthetic dan mesin ICE yang menggunakan hydrogen.

Rencana Lain Toyota

GR sendiri dikabarkan sedang mempersiapkan SUV kencang dan GR Corolla bertransmisi otomatis. Brand mewah Toyota, yaitu Lexus menyematkan mesin 3-silinder GT ke LBZ concept yang akan diproduksi massal dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *