Toyota memang tidak terburu-buru untuk langsung beralih ke elektrifikasi sepenuhnya. Pabrikan asal Jepang tersebut perlahan-lahan memperkenalkan hybrid terlebih dahulu.
Dilansir Motor1, Akio Toyota selaku Chairman Toyota yakin kendaraan listrik tidak akan mencapai market share hingga 30 persen. Meskipun demikian, Toyota mulai memperkenalkan mobil listrik, seperti pikap listrik yang meluncur 2025 mendatang.
Setelah memperkenalkan prototype pada akhir 2022 lalu, Toyota mengungkapkan Hilux Revo EV akan memasuki jalur produksi. Mobil tersebut nantinya akan diproduksi di Thailand, dimana penjualan pikap mendominasi.
Toyota Hilux listrik tanpa mesin konvensional akan berhadapan dengan Isuzu D-Max listrik yang nantinya diproduksi juga di salah satu negara di Asia Tenggara.
Bocoran Jarak Tempuh Toyota Hilux Listrik
Belum ada spesifikasi lengkap soal Hilux listrik, bocoran yang ada adalah jarak tempuh sekitar 199 km tanpa menyebutkan metode uji yang digunakan.
DIlaporkan Reuters, Pras Ganesh selaku Toyota Motor Asia Executive Vice President menyatakan bobot masih menjadi salah satu pertimbangan. “Semakin menambahkan jarak tempuh, maka semakin banyak baterai yang disimpan, sehingga bobot kendaraan semakin berat, dan kapasitas membawa barang pun berkurang,” ungkap Pras kepada Reuters.
Jarak tempuh 199 km memang masih jauh dari ideal untuk sebuah pikap yang biasanya membawa banyak barang dan mengantarkannya ke berbagai tujuan. Tim insinyur Toyota harus bekerja keras agar menemukan formula yang tepat antara kapasitas baterai dengan daya angkut,

