Baterai mobil hybrid dengan tegangan tinggi merupakan salah satu komponen termahal yang menguras kantong jika masa pakainya telah habis. Setidaknya Anda harus menyiapkan puluhan juta rupiah. Namun, seberapa lama baterai mobil hybrid bisa bertahan?
Dilansir Caranddriver, mobil hybrid memiliki baterai 12 volt seperti mobil konvensional. Tentu bukan baterai itu yang memiliki harga fantastis, melainkan baterai dengan voltase tinggi yang posisinya tersembunyi. Biasanya baterai tegangan tinggi memiliki umur cukup panjang, kecuali mobil dengan jarak tempuh tinggi atau Anda membeli mobil hybrid dalam kondisi bekas.
Lama Garansi Baterai
Garansi yang diberikan pabrikan setidaknya memberikan gambaran seberapa lama baterai dapat bertahan. Misalkan saja, garansi baterai mobil hybrid Toyota selama delapan tahun atau 160.000 km.
Jika baterai bermasalah dalam masa garansi, Anda bisa lebih tenang saat berkunjung ke bengkel resmi. Dengan catatan, kerusakan tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan pengguna.
Penyebab Baterai Hybrid Rusak
Beragam hal bisa menjadi penyebab rusaknya baterai hybrid, kerusakan tersebut bisa disebabkan oleh kesalahan pengguna dan penyebab lainnya. Kerusakan yang bukan kesalahan pengguna contohnya adalah sel baterai mati.
Penyebab lain yang menyebabkan umur baterai pendek adalah terkena suhu ekstrem. Misalkan terlalu lama parkir di lokasi yang terpapar oleh matahari. Contoh lainnya yaitu baterai berubah bentuk akibat kecelakaan.
Pertanda Baterai Mulai Rusak
Peringatan pada panel instrumen memberikan pertanda jelas jika sistem baterai bermasalah. Namun, sebelum peringatan muncul pun biasanya sudah ada tanda-tanda.
Misalkan saja konsumsi bahan bakar lebih boros, sistem hybrid jarang aktif, serta pembacaan baterai tidak akurat.

