Mazda telah mengumumkan bahwa EZ-6 akan pertama kali tersedia di pasar Tiongkok dan Eropa. Ini menandakan bahwa kendaraan listrik dan kendaraan hybrid buatan Mazda di Tiongkok berpotensi untuk dijual di luar China. EZ-6 dikatakan akan memanfaatkan teknologi elektrifikasi dariĀ Changan Automobile. Istilah elektrifikasi memperkuat asumsi bahwa EZ-6 akan tersedia dalam versi hybrid dan juga EV (kendaraan listrik murni).
Dilansir Motortrend, permintaan kendaraan listrik di China terbilang sangat tinggi, dan mayoritas pabrikan otomotif yang beroperasi di China mengembangkan kendaraan ramah lingkungan. Mazda sendiri sudah memamerkan dua kendaraan elektrifikasi di pameran otomotif Beijing, yaitu sedan EZ-6 dan konsep SUV Arata.
Mazda EZ-6 dan Mobil Konsep SUV Arata
EZ-6 kabarnya akan diproduksi dalam versi EV murni dan PHEV, sedangkan Arata masih jauh dari tahap produksi. EZ-6 akan menggunakan penggerak roda belakang, dan varian EV-nya akan memiliki distribusi bobot 50:50.
Kendaraan lain yang dipamerkan Mazda di Beijing adalah SUV Arata, yang terlihat seperti versi konsep yang lebih menggoda dari crossover CX-30. Changan Mazda menyebutnya sebagai model konsep desain dari kendaraan elektrifikasi. Meskipun demikian, pendekatan desain evolusioner ini membawa Mazda lebih maju. Jika diproduksi, SUV ini bisa menjadi EV Mazda yang menarik dan mudah dikenali.

