Toyota adalah salah satu pabrikan otomotif yang masih percaya dengan masa depan mesin pembakaran internal, sehingga pengembangan mobilnya cenderung ke arah hybrid. Pabrikan asal Jepang ini pun dikabarkan sedang mengembangkan mesin 2.0 liter turbocharger yang sanggup menghembuskan tenaga hingga 592 hp tanpa bantuan elektrifikasi.
Dilansir Carscoops, mesin tersebut digadang-gadang sebagai versi tertinggi yang diperuntukkan untuk balapan. Sedangkan versi jalan raya performa tinggi bisa menghasilkan tenaga 395 hp dengan torsi 550 Nm. Varian di bawahnya dikabarkan sanggup mengeluarkan tenaga sebesar 296 hp dengan torsi 400 Nm.
Menurut informasi dari Best Car, versi balap dari mesin 2.0 liter ini bisa mencapai tenaga hingga 592 hp. Saat ini, belum ada informasi pasti tentang mobil balap Toyota Gazoo Racing yang akan menggunakan mesin ini.
Mesin versi jalan raya dinilai tepat untuk mobil sport Toyota seperti MR2 yang akan dihidupkan kembali yang menggabungkan mesin 2.0-liter dengan sistem GR-Four 4WD. Kombinasi ini juga bisa digunakan untuk Celica.
Toyota MR2 GRMN disebut-sebut akan diproduksi dalam jumlah terbatas khusus untuk pasar Jepang. Opsi transmisi yang memungkinkan adalah otomatis 8-percepatan atau manual 6-percepatan, seperti milik GR Corolla dan GR Yaris.
Kolaborasi Toyota dengan Subaru dan Mazda
Pada Mei 2024, Toyota mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengembangkan mesin baru berkapasitas 1.5-liter dan 2.0-liter sebagai bagian dari kolaborasi dengan Subaru dan Mazda untuk masa depan mesin pembakaran internal (ICE).
Toyota juga menyatakan bahwa mesin 2.0-liter turbocharged yang baru ini akan lebih bertenaga dibandingkan mesin turbo 2.4-liter yang ada saat ini, sambil tetap lebih kecil dan lebih hemat bahan bakar.

