Hyundai Motor Group berencana menambahkan jumlah model hybrid mereka dari tujuh menjadi 14. Ini diungkapkan oleh pabrikan Korea Selatan tersebut pada acara CEO Investor Day. Beberapa dari model hybrid ini akan dilengkapi dengan fitur baru.
Dilansir InsideEVs, Hyundai, Kia, dan Genesis akan menawarkan opsi hybrid untuk setiap model mesin konvensional, hal ini bisa terwujud berkat sistem TMED-II. Mobil-mobil ini akan memiliki fitur vehicle-to-load (V2L) dan regenerative braking, kedua fitur tersebut jarang disematkan pada hybrid konvensional.
Fitur V2L memungkinkan mobil menyuplai listrik untuk peralatan listrik rumah. Namun, Hyundai Motor Group belum membicarakan soal bagaimana fitur ini akan diimplementasikan pada mobil hybrid terbarunya nanti.
Prediksi V2L pada Hybrid Hyundai
Pada mobil listrik dan plug-in hybrid, listrik disalurkan melalui melalui port pengisian daya menggunakan adaptor khusus. Namun, karena hybrid konvensional tidak memiliki port pengisian daya, maka kemungkinan Hyundai, Kia, dan Genesis akan memasang inverter terintegrasi dalam mobil hybrid mereka.
Sistem hybrid generasi kedua dari Hyundai ini juga diklaim akan meningkatkan performa dan efisiensi bahan bakar secara signifikan dibandingkan dengan sistem sebelumnya.
Selain fokus pada hybrid, Hyundai Motor juga berencana memperluas jajaran kendaraan listrik mereka, serta mengembangkan kendaraan listrik jarak jauh baru (EREV) dengan sistem penggerak empat roda listrik bermotor ganda dan mesin pembakaran yang berfungsi sebagai generator untuk baterai.

