General Motors PHK Massal 1.000 Karyawan, Pengumumannya Lewat Email

General Motors Patenkan Pendingin Charger Mobil ListrikIlustrasi Kendaraan Listrik (Insideevs)

General Motors (GM) melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) massal kepada sekitar 1.000 karyawan pada Jumat lalu. Pemberitahuan tersebut  disampaikan melalui email pada pagi hari. Menurut laporan Detroit Free Press, pemutusan hubungan kerja ini memengaruhi karyawan dengan gaji tetap maupun pekerja bergaji per jam.

Dalam pernyataannya kepada Motor1, perwakilan GM mengatakan, “Untuk memenangkan persaingan di pasar yang kompetitif, kami perlu mengoptimalkan kecepatan dan keunggulan. Ini mencakup efisiensi operasional, memastikan struktur tim yang tepat, dan fokus pada prioritas utama bisnis kami.”

Detroit Free Press melaporkan bahwa salah satu karyawan yang terkena dampak adalah individu dengan pengalaman puluhan tahun dan berprestasi. Beberapa karyawan yang diberhentikan adalah anggota United Auto Workers (UAW), yang memicu reaksi keras dari Wakil Presiden UAW, Mike Booth. Ia berjanji akan memperjuangkan pengembalian posisi tersebut.

“GM mencoba mengurangi sekitar 50 pekerjaan UAW, padahal mereka sedang meraup keuntungan besar,” katanya, dikutip oleh Detroit Free Press.

Keputusan General Motors

Sebagian dari pengurangan ini berasal dari keputusan General Motors untuk menghentikan operasi di fasilitas pengujian Yuma, Arizona, yang digunakan untuk pengujian di iklim panas dan gurun. Keputusan ini muncul setelah Stellantis menutup fasilitas serupa di Arizona yang sebelumnya digunakan oleh pesaing GM, Fiat-Chrysler Automobiles. Selain itu, GM juga menutup fasilitas pengujian ketahanan, korosi, dan pembongkaran di kompleks Milford Proving Grounds di timur laut Detroit.

Alih-alih mengalihkan pengujian ini ke bagian lain di perusahaan, GM menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada pemasok untuk memastikan komponen memenuhi standar ketahanan dan korosi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *