Di tengah percepatan elektrifikasi industri otomotif, banyak yang lupa bahwa kendaraan listrik berbasis baterai bukan satu-satunya solusi menuju mobilitas berkelanjutan. Selain hidrogen konvensional yang terkendala infrastruktur terbatas, ada teknologi lain yang tengah diuji: hidrogen berbasis metanol reformasi. Salah satu mobil pertama yang mengadopsi inovasi ini adalah Gumpert Nathalie, sebuah hypercar unik yang menggabungkan performa tinggi dengan teknologi canggih.
Dilansir Carbuzz, Gumpert Nathalie pertama kali diperkenalkan sebagai konsep di Beijing Motor Show 2018. Mobil ini merupakan hasil kolaborasi antara Roland Gumpert, insinyur otomotif asal Jerman, dan Aiways, produsen mobil asal Tiongkok yang berfokus pada energi alternatif. Setahun kemudian, versi produksi Nathalie dipamerkan di Geneva Motor Show 2019, dengan rencana produksi terbatas sebanyak 500 unit dan harga sekitar $460.000 per unit. Meskipun sempat mengalami penundaan produksi, perusahaan tetap aktif dan masih menerima pesanan melalui situs resminya.
Keunikan Nathalie terletak pada sistem penggeraknya. Mobil ini menggunakan empat motor listrik, masing-masing untuk satu roda, yang mendapatkan tenaga dari sel bahan bakar hidrogen berbasis metanol. Teknologi ini memungkinkan mobil mengonversi metanol menjadi hidrogen melalui proses kimia dalam perangkat bernama metanol reformer, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan listrik.
Dengan kapasitas tangki 60 liter, Nathalie mampu menempuh hingga 750 mil (1.207 km) dalam mode hemat energi. Selain itu, sistem transmisi dua percepatan yang tersinkronisasi memastikan performa optimal. Yang lebih mengesankan, proses pengisian bahan bakar Nathalie hanya memerlukan waktu tiga menit, mirip dengan mobil konvensional.
Meskipun menjadi hypercar pertama yang menggunakan teknologi ini, Nathalie bukanlah kendaraan pertama yang bereksperimen dengan hidrogen berbasis metanol. Pada 2002, Mercedes-Benz NECAR 5 menjadi pelopor dengan konsep serupa, meskipun akhirnya teknologi tersebut ditinggalkan dan baru dihidupkan kembali oleh Nathalie.

