Pabrikan smartphone Xiaomi baru saja meluncurkan mobil listrik SU7 beberapa waktu lalu. Harganya yang lebih terjangkau dengan teknologi dan performa menyaingi Tesla dan Porsche membuatnya laris manis.
Dilansir Carscoops, namun tak semuanya berjalan mulus setelah beberapa hari peluncuran. Karena adanya waktu tunggu lebih lama untuk konsumen, tuduhan tidak memenuhi janji pengembalian uang, bahkan ada kasus kecelakaan.Dalam selang waktu 27 menit, Xiaomi menerima 50.000 pesanan. Bahkan total pesanan mencapai 88.898 dalam waktu 24 jam.
Berdasarkan laporan Reuters, banyaknya pesanan berujung kepada waktu inden yang lebih lama. Konsumen yang memesan SU7 varian Pro harus menunggu 21 minggu untuk mendapatkan mobil impiannya. Sedangkan bagi konsumen yang memesan SU7 varian Max harus rela menunggu hingga 30 minggu.
Uang Deposit Mobil Listrik Xiaomi Tidak Kembali
Diberitakan Singtao, konsumen yang ingin membatalkan pesanan karena waktu tunggu terlalu lama mengeluhkan tidak bisa mendapatkan kembali uang deposit.
Pihak Xiaomi sendiriĀ menjanjikan bisa mengembalikan Rp 11 juta dalam jangka waktu seminggu sejak konsumen memesan mobil listrik. Namun, 469 konsumen mengatakan pihak Xiaomi tidak memenuhi janjinya.
Masalah lain yang timbul adalah cara pengemudi mengendarai SU7. Foto dan video SU7 kehilangan kendali mulai viral di media sosial. Pertanyaan pun mulai timbul, apakah ini menjadi pertanda sistem kontrol traksi masih kurang optimal atau para pengendara belum terbiasa dengan tenaga SU7 yang begitu melimpah.

