BYD memang bisa dibilang merek baru di Indonesia. Pabrikan asal China ini sudah menawarkan berbagai mobil listrik dengan harga relatif terjangkau, salah satunya MPV M6 yang dibanderol mulai dari Rp 379 jutaan.
Meskipun merek baru, BYD sendiri sudah memiliki nama di dunia otomotif global. Menurut data counterpointresearch, market share global BYD berada di posisi ke-2 sebesar 15% pada semester pertama 2024 untuk segmen passenger electric vehicle. Sedangkan Tesla berada di urutan pertama dengan market share sebesar 20%.
Lantas, bagaimana cara PT BYD Motor Indonesia meyakinkan konsumen di Indonesia agar percaya dengan produk-produknya? Luther Panjaitan selaku Head of Marketing & Communication PT BYD Motor Indonesia pun angkat bicara.
“Sebenarnya lebih dari sisi BYD sendiri sudah dikenal belakangan ini oleh masyarakat, mereka familiar dengan kendaraan kita, kedua ya memang dengan mereka lihat sendiri, contohnya di GIIAS 2024, melakukan test drive, meningkatkan confidence mereka,” ungkap Luther saat dihubungi Crushmedia.id.
Garansi BYD M6
Luther pun menerangkan adanya garansi enam tahun atau 150.000 km (mana yang lebih dulu tercapai) untuk kendaraan M6. Sedangkan komponen baterai mendapatkan garansi delapan tahun atau 160.000 km, serta motor elektrik memiliki garansi delapan tahun atau 150.000 km (mana yang lebih dulu tercapai).
Saat disinggung soal garansi seumur hidup seperti pabrikan China lainnya, Luther menyebutkan garansi delapan tahun dinilai lebih realistis.

