Chery semakin serius dalam mengembangkan teknologi hybrid sebagai bagian dari strategi globalnya. Dengan visi menjadi produsen kendaraan hybrid terkemuka, perusahaan ini mengandalkan delapan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) yang tersebar di berbagai wilayah dunia, termasuk Eropa, Asia, dan Amerika. Lebih dari 30.000 tenaga ahli serta 300 laboratorium canggih turut mempercepat inovasi melalui strategi “redundansi teknologi”.
CEO Chery, Yin Tongyue, menegaskan bahwa inovasi menjadi fondasi utama bagi perusahaan. Chery mengembangkan sistem V-shaped berbasis pendekatan “market-to-market” untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan pasar. Dengan standar kualitas ketat dan uji coba menyeluruh, Chery terus meningkatkan daya saingnya di industri otomotif global.
Salah satu inovasi utama Chery adalah teknologi Chery Super Hybrid (CSH) yang mencakup mesin hybrid generasi kelima, transmisi DHT Super Electric Hybrid, serta baterai berkinerja tinggi. Mesin hybrid terbaru ini menawarkan efisiensi termal hingga 44,5%, melampaui standar industri. Teknologi transmisi tanpa stepless juga meningkatkan akselerasi, memungkinkan kendaraan mencapai 0-100 km/jam hanya dalam 4,26 detik.
Komitmen Chery terhadap inovasi dibuktikan dengan lebih dari 29.000 paten yang telah diajukan, termasuk 2.000 paten di bidang teknologi mesin. Pengujian ketat dilakukan, seperti perjalanan sejauh 1.700 km melintasi berbagai medan di China oleh model flagship Tiggo 9 PHEV dan Arrizo 8 PHEV, yang mendapat respons positif dari pengguna.
Dengan rekam jejak panjang di sektor kendaraan ramah lingkungan sejak 1999, Chery semakin percaya diri untuk bersaing di pasar global. Mengandalkan teknologi dan produksi berskala besar, Chery siap menghadirkan inovasi hybrid yang lebih maju di masa depan.

