Seorang petugas polisi Orange County menutup jalan akibat adanya kecelakaan serius. Ketika sedang menjaga jalan yang diblokir, polisi tersebut harus menghindar ketika ada mobil listrik Tesla Model S yang melaju kencang.
Dilansir Insideevs, petugas tersebut berhasil menghindari mobil, namun Tesla tersebut menghantam mobil patroli. Untungnya, pengemudi Tesla dan juga petugas polisi tidak mengalami cedera.
Pengemudi Tesla mengakui sedang menggunakan telepon, sehingga tidak memperhatikan kondisi jalan. Sopir menyatakan sudah menggunakan fitur Autopilot semi-autonomous. Berdasarkan rekaman kamera dari lokasi kejadian, polisi harus berlari kencang untuk menghindari mobil, Tesla pun menabrak mobil polisi dengan kecepatan tinggi. Tesla terlihat mengerem setelah menabrak mobil polisi.
Pengemudi Tesla Berbohong?
Cukup ganjil jika fitur Autopilot Tesla benar-benar tidak mendeteksi mobil yang menutup jalan, ditambah lagi ada orang yang berdiri di depannya. Bisa saja pengemudi Tesla tidak menggunakan Autopilot.
Meskipun pengemudi Tesla tidak langsung ditangkap, sopir tersebut berhadapan dengan hukuman yang serius karena nyaris menabrak petugas polisi dan menabrak mobil polisi. Catatan berkendara dari mobil bisa membuktikan apakah fitur Autopilot benar-benar digunakan atau tidak oleh sopir.
Kecelakaan melibatkan fitur Autopilot bukanlah hal yang baru., Tesla diinvestigasi setelah sistem tersebut terhubung dengan 13 kematian dan ratusan kecelakaan dari tahun 2018 hingga 2023. Tesla sendiri hanya menggunakan kamera untuk mendeteksi objek, setelah pabrikan tersebut mengumumkan akan melepas sensori lainnya, termasuk radar. Bahkan Tesla menggunakan kamera untuk menggantikan sensor parkir.

