Nissan Skyline R34 yang digunakan dalam film “Fast & Furious” memiliki harga fantastis, harga tinggi tersebut berkat peningkatan performa signifikan dari berbagai sisi dan mendiang Paul Walker hanya menggunakan sejauh 28.000-an km selama tur promosi.
Dilansir Autoevolution, cara lain mencicipi mobil legendaris ini adalah membeli versi digital di game Fortnite. Paket Fast & Furious Nissan Skyline dibanderol 2.500 V-Bucks dengan livery Reel Life, Clean Cut, The Clutch, Twilight Skyline, Home Stretch, 2Bold, 2Cool, dan 2Tuff. Ada juga dua pilihan warna velg: abu-abu dan hitam. Mobil ini bisa digunakan di mode Battle Royale atau game Rocket Racing.
Seberapa mahalkah 2.500 V-Bucks? Sebagai bayangan, 1.000 V-Bucks setara dengan Rp 140 ribuan, sedangkan 2.800 V-Bucks setara dengan Rp 350 ribuan.
Jika Anda bukan penggemar game Fortnine, Skyline R34 bisa ditemukan di beberapa game balap, seperti Gran Turismo 7, The Crew Motorfest, Forza Horizon 5, dan Forza Motorsport. Skyline menjadi mobil yang sangat ikonik dan muncul di hampir setiap game balap terkenal, memberikan banyak pilihan bagi para penggemarnya.
Nissan Legendaris yang Kerap Jadi Incaran
Nissan Skyline memang menjadi barang langka dengan harga selangit, bahkan sebuah R32 GT-R merah tahun 1991 dari koleksi heritage Nissan Australia dicuri dari fasilitas Mulgrave, Melbourne, pada 9 Oktober 2024. Mobil ikonik yang dikenal sebagai “Godzilla” ini merupakan simbol penting dalam dunia otomotif.
Menurut Carscoops, mobil ini memiliki nilai historis sebagai R32 GT-R pertama yang terdaftar di Australia dan tetap dalam kondisi asli meski usianya lebih dari tiga dekade. Kendaraan tersebut adalah salah satu dari hanya 100 unit legal yang diimpor ke Australia dan diperkirakan bernilai lebih dari Rp 1,3 miliar.
Kasus pencurian ini menjadi topik hangat di komunitas otomotif, khususnya di Reddit, di mana para pengguna berdiskusi tentang kemungkinan cara pencuri melancarkan aksinya. Ada laporan bahwa pencuri juga mencoba mencuri R35 GT-R namun tidak berhasil. Banyak pihak mempertanyakan mengapa Nissan tidak memasang pelacak GPS di mobil berharga ini. Banyak juga yang berspekulasi bahwa mobil tersebut kemungkinan sudah dibawa ke luar negeri. Pencurian ini sangat disayangkan, mengingat kelangkaan dan kondisi sempurna mobil tersebut.

