Gara-Gara Kap Depan, Tesla Recall 1,85 Juta Mobil

Tesla Recall 1,85 Juta MobilTesla Recall 1,85 Juta Mobil (InsideEVs)

Setelah banya kasus mobil listrik Tesla tidak bisa mendeteksi kap depan yang terbuka, pabrikan mobil listrik tersebut melakukan recall besar-besaran. Nyaris 1,85 juta mobil terdampak, termasuk Model 3, Model Y dan Model S 2021 hingga 2024, serta Model X 2020 hingga 2024.

Tesla menyelesaikan permasalahan ini melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA). Karena pembaruan bisa dilakukan sendiri, mobil yang terdampak tidak perlu berkunjung ke bengkel.

Dilansir InsideEVs, berdasarkan laporan Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat, sistem yang gagal mendeteksi kap depan tidak terkunci bisa menimbulkan bahaya jika kap terbuka ketika dan menutup pandangan pengemudi.

Berdasarkan laporan AP News, pengemudi Tesla dari China yang paling sering melaporkan masalah ini pada Model 3 dan Model Y. Cacat tersebut tidak banyak ditemukan pada Tesla yang dijual di Eropa dan Amerika Utara.

Recall Berbeda untuk Tesla Cybertruck

Satu-satunya Tesla yang tidak terdampak recall adalah Cybertruck karena memiliki sistem penguncian kap berbeda. Namun, Cybertruck juga di-recall akibat masalah berbeda dan tidak bisa diselesaikan melalui pembaruan perangkat lunak. Trim plastik yang terletak antara jendela belakang dan body metal bisa terbang ketika mobil meluncur kencang. Recall lainnya Cybertruck akibat wiper rusak melibatkan 12.000 unit.Wiper tidak berfungsi akibat controller rusak dan harus diganti di bengkel resmi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *