Hyundai Recall 145.000 Mobil Listrik Gara-Gara Baterai Bisa Tiba-Tiba Mati

Hyundai Recall Besar-besaran Mobil Listriknya, Indonesia Terdampak?Hyundai Ioniq 5

Hyundai dan NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) baru saja mengumumkan recall besar-besaran untuk lebih dari 145.000 mobil listrik.

Dilansir Motor1, masalah ini disebabkan oleh unit kontrol pengisian daya (ICCU) yang dapat rusak, menyebabkan baterai 12 volt mati dan meningkatkan risiko kecelakaan akibat hilangnya daya saat berkendara.

Model Hyundai yang Terkena Dampak:

  • Genesis GV60 (2023-2025)
  • Genesis GV70 Electrified (2023-2025)
  • Genesis G80 (2023-2024)
  • Hyundai Ioniq 5 (2023-2024)
  • Hyundai Ioniq 6 (2023-2025)

Hyundai akan memeriksa komponen yang bermasalah, mengganti bagian yang rusak, serta memperbarui perangkat lunak kontrol unit secara gratis untuk pelanggan.

Ini bukan kasus pertama. Mei lalu, Hyundai sudah menarik hampir 100.000 mobil listrik untuk masalah yang sama, tetapi temuan terbaru menunjukkan cakupan masalah ternyata lebih luas.

Surat pemberitahuan akan dikirim mulai pertengahan Januari. Pemilik kendaraan disarankan segera mengecek apakah mobil mereka terdampak dengan menghubungi dealer terdekat atau mengecek VIN di situs NHTSA.

Kasus Recall Hyundai yang Lain

Pada Oktober lalu, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) meminta Hyundai untuk melalukan recall terkait mobil crossover hidrogen Nexo. Penarikan harus dilakukan karena adanya risiko kebakaran.

Dilansir RoadandTrack, karena Hyundai Nexo menggunakan hidrogen, crossover ini dilengkapi dengan perangkat pelepas tekanan yang diaktifkan secara termal, yang dirancang untuk melepaskan gas hidrogen ke atmosfer guna mencegah tekanan berlebih pada sistem bahan bakar.

Sistem ini bertugas membatasi kemungkinan terjadinya pemanasan berlebih di sekitar tangki bahan bakar hidrogen, namun mekanisme pelepasan jenis bohlam kaca bisa pecah lebih awal. Bahaya ini berasal dari kebocoran gas yang bisa terperangkap di area kecil, terutama di garasi dan tempat parkir. NHTSA menyatakan bahwa kebocoran hidrogen tersebut dapat memicu kebakaran saat mobil sedang diparkir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *