PT Indomobil Energi Baru dan GAC Aion telah resmi meluncurkan mobil listrik Aion Y Plus di Indonesia, kemarin(19/6). Aion Y Plus ditawarkan dalam dua varian , yaitu Aion Y Plus Exclusive dan Premium.
Aion Y Plus Exclusive dibanderol Rp 415 juta, sedangkan varian Premium dijual senilai Rp 475 juta. Perbedaan keduanya hanya di jarak tempuh, Exclusive memiliki jarak tempuh 410 km dan varian Premium memiliki jarak tempuh 490 km.
Pada bulan April 2024 lalu, GAC Group dan PT Indomobil Energi Baru menandatangani kesepakatan soal perakitan, penjualan, serta pengembangan produk GAC Aion di Indonesia.
“Pada akhir tahun ini, kami akan mulai produksi secara Completely Knocked Down (CKD) di salah satu fasilitas pabrik kami. Secara bertahap, kami akan membangun ekosistem lengkap, termasuk mendirikan fasilitas komponen mobil listrik yang penting di sini,” ungkap Andry Ciu, CEO PT Indomobil Energi Baru dalam pernyataan resmi pada Mei 2024.
Jika produksi CKD nantinya berjalan sesuai rencana, tentu salah satu hal yang menjadi pertanyaan adalah harga jual mobil akan turun? Andry Ciu pun menanggapi hal ini saat press conference di The di Fairmont Jakarta, kemarin (19/6).
“ Harga yang kami pasang akan sama dengan versi CKD. Kecuali, ada perubahan regulasi nanti atau aturan dan pertimbangan lain, harganya bisa kita pikirkan, “ ungkap Andry.
Aion Y Plus Berani Dijual Rp 400 Jutaan
Selain menanggapi pertanyaan soal harga CKD, Andry pun menanggapi alasan Aion Y Plus dibanderol dengan harga Rp 400 jutaan. “Segala teknologi yang ditawarkan Aion Y Plus, dengan size kabin, dan kapasitas baterai yang cukup besar. Tentunya bisa kami simpulkan bahwa harga Rp 415 juta adalah harga yang cukup ekonomis untuk mobil dengan fasilitas selengkap ini,” pungkas Andry.

