Mengantuk menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Pada tahun 2017, hampir 100.000 kecelakaan disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk, dan angka tersebut terus meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda kantuk saat mengemudi dan mengetahui cara mengatasinya sebelum berkendara.
Rasa kantuk saat mengemudi dapat dicegah dengan beberapa langkah sederhana. Dikutip dari Lifepal, berikut empat cara untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan saat berkendara:
- Cukup Istirahat
Sebelum perjalanan jauh, pastikan tubuh mendapat istirahat 7-8 jam agar energi kembali. Hindari mengemudi saat kurang tidur karena risiko kecelakaan meningkat. - Berhenti Berkala
Jika mulai mengantuk saat mengemudi, segera berhenti di tempat aman untuk istirahat selama 15-30 menit. Ini membantu menyegarkan tubuh sehingga pengemudi bisa kembali fokus. - Minum Kafein
Minuman berkafein seperti kopi dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, namun efeknya hanya sementara, sehingga jangan jadikan kafein sebagai solusi utama. - Bergantian Mengemudi
Jika bepergian dengan orang lain, minta mereka untuk bergantian mengemudi. Berbagi tugas ini memungkinkan pengemudi beristirahat dan mengurangi risiko kelelahan di jalan.

