Mercedes-AMG tengah bersiap meluncurkan mobil dengan akselerasi tercepat dalam sejarah mereka. Supercar listrik ini bukan hanya sekadar konsep satu kali, tetapi juga menjadi gambaran masa depan performa AMG di era elektrifikasi.
Dilansir InsideEVs, mobil ini akan mengusung desain yang mirip dengan konsep Mercedes One-Eleven, sebuah reinterpretasi modern dari mobil eksperimental C111 era 1970-an. Meskipun AMG tidak memiliki sejarah mobil bermesin tengah, desainnya kemungkinan terinspirasi dari model lain seperti C112.
Salah satu teknologi yang menarik dari supercar ini adalah kemungkinan digunakannya baterai solid-state. Mercedes telah menguji teknologi ini dalam prototipe di jalan umum. Selain itu, AMG akan menghadirkan powertrain listrik generasi terbaru, termasuk motor listrik axial flux yang lebih kecil namun jauh lebih bertenaga dibandingkan motor EV saat ini.
Mercedes-AMG saat ini sedang mengembangkan SUV dan sedan listrik performa tinggi yang dijadwalkan rilis pada 2026. Namun, sebelum model tersebut hadir, konsep supercar ini akan menunjukkan kemampuan AMG dalam dunia kendaraan listrik.
Sebagai referensi, Mercedes-AMG One saat ini merupakan mobil dengan akselerasi tercepat yang pernah dibuat Mercedes. Dengan tenaga 1.049 hp dari mesin V6 hybrid, mobil ini dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 2,9 detik. Namun, AMG yakin mereka bisa menciptakan EV yang lebih cepat.
Jika ingin menyaingi hypercar listrik seperti Rimac Nevera—yang mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam kurang dari 2 detik—Mercedes harus menghadirkan teknologi mutakhir. Dengan platform 800V, empat motor listrik, dan baterai solid-state, supercar konsep AMG ini diprediksi akan menjadi tolok ukur baru di segmen kendaraan listrik performa tinggi.

