Sebuah sirkuit balap di Queensland, Australia, melarang mobil listrik masuk ke areanya karena risiko kebakaran yang tinggi. Manajemen Willowbank Raceway di Ipswich, Queensland, berpendapat Electric Vehicle (EV) jauh lebih berbahaya dibanding kendaraan pembakaran internal saat terjadi kecelakaan.
Dilansir Autoevolution, Willowbank Raceway memutuskan untuk tidak lagi mengizinkan kendaraan listrik sepenuhnya yang terdaftar di jalan raya untuk balapan atau uji coba di Willowbank Raceway.
Keputusan ini diambil setelah eksekutif lintasan meninjau regulasi dari Motorsport Australia dan National Electric Drag Racing Association (NEDRA), serta prosedur tanggap darurat untuk kendaraan tertentu, dan menyimpulkan bahwa risiko terkait balapan dan uji coba kendaraan listrik terlalu tinggi. Namun, mobil hybrid tetap diizinkan masuk dan menggunakan lintasan.
Willowbank Raceway merinci beberapa kekhawatiran terkait kecelakaan yang melibatkan kendaraan tanpa emisi. Misalnya, pintu yang tidak bisa dibuka dari luar membuat evakuasi penumpang menjadi rumit.
Selain itu, rangka kendaraan tetap teraliri listrik tanpa saklar pemutus yang mudah dijangkau dari luar, dan sistem pemadam kebakaran khusus yang dibutuhkan untuk memadamkan kebakaran EV menjadi alasan lain manajemen melarang mobil listrik masuk.
Lintasan ini juga tidak memiliki peralatan yang memadai untuk memadamkan kebakaran EV, yang membutuhkan penanganan khusus seperti rendaman air karena baterai lithium-ion.
Bukan Pelarangan Mobil Listrik yang Pertama
Lintasan balap di Queensland ini bukan yang pertama mengambil langkah radikal tersebut. Summit Point Raceway di West Virginia sudah menerapkan hal yang sama pada 2023, bahkan termasuk mobil hybrid. Hal serupa juga diberlakukan di Anglesey Circuit, Wales.

