Volvo memenuhi janji yang pernah dibuat dengan mengumumkan untuk mengakhiri produksi mobil bermesin diesel pada awal 2024. Mobil XC90 yang dibuat di pabrik menjadi penanda akhir dari era yang dimulai 45 tahun silam. SUV berwarna biru tersebut akan dipajang di museum.
Dilansir Motor1, cerita mesin diesel berawal dari 244 GL D6 yang menggunakan mesin naturally aspirated 6-silinder dari Volkswagen dan Audi. Pada 2001 Volvo memperkenalkan mesin dieselnya sendiri, sebuah mesin 5-silinder. Pada tahun 2017, Volvo mengumumkan akan mengakhiri pengembangan mesin diesel. Bulan lalu, mobil bermesin diesel terakhir dibuat di Ghent, Belgia.
Volvo Tak Punya Mesin Diesel Lagi
Kini tak ada lagi mesin diesel yang ditawarkan oleh Volvo, langkah selanjutnya adalah mengakhiri mobil bermesin koenvensional. Sementara itu, merek mewah lainnya seperti Mercedes dan Bentley sedikit mengerem target ambisius penjualan kendaraan listrik. Volvo rupanya tetap menjalankan rencana untuk eletrifikasi sepenuhnya pada akhir dekade.
Di Eropa permintaan mesin diesel semakin menyusut setelah skandal kecurangan emisi yang dilakukan oleh Volkswagen. Semakin ketatnya uji emisi membuat pabrikan meninggalkan mesin diesel secara perlahan-lahan.Investasi untuk pengembangan mesin diesel agar sesuai regulasi sangatlah mahal, sehingga pabrikan menilai tidak masuk akal untuk menghabiskan biaya riset untuk mesin yang mulai ditinggalkan.

