Perlukan Tambahan Warna Putih pada Lampu Lalu Lintas?

Perlukan Tambahan Warna Putih pada Lampu Lalu Lintas?Perlukan Tambahan Warna Putih pada Lampu Lalu Lintas? (Autoevolution)

Peneliti dari North Carolina State University beranggapan diperlukan penyesuaian infrastruktur untuk mengimbangi semakin cerdasnya mobil-mobil keluaran terbaru. Salah satunya adalah kehadiran mobil nirsopir atau otonom yang bisa ditemui di beberapa kota di Amerika Serikat dan Tiongkok.

Perusahaan seperti Waymo dan Cruise telah membuktikan bahwa kendaraan tanpa pengemudi adalah hal yang mungkin. Kendaraan ini, yang bebas emisi, bahkan menghilangkan kebutuhan pengemudi manusia sepenuhnya.

Dilansir Autoevolution, peneliti dari North Carolina State University menawarkan solusi sederhana agar kendaraan otonom dan kendaraan yang dikemudikan manusia dapat hidup berdampingan dengan lebih baik: lampu lalu lintas berwarna putih.

Lampu putih ini dirancang untuk diaktifkan hanya ketika kendaraan otonom lebih banyak daripada kendaraan biasa di suatu persimpangan. Karena mobil otonom dapat berkomunikasi secara nirkabel dan memiliki kemampuan koordinasi yang lebih baik, mereka diharapkan mampu mencegah kemacetan atau lalu lintas yang tidak terduga.

Ketika lampu putih menyala, pengemudi manusia diminta untuk mengikuti kendaraan otonom di depan mereka. Tujuan utama dari lampu ini adalah untuk mengurangi perilaku pengemudi manusia yang sering memanfaatkan mobil otonom, seperti memaksa mobil berhenti atau memanfaatkan fitur keselamatannya, seperti yang terjadi pada Tesla dengan Full Self-Driving (FSD).

Efek Lampu Lalu Lintas Berwarna Putih

Jika diimplementasikan, lampu lalu lintas putih dapat mengubah perilaku pengemudi dalam era kendaraan otonom. Namun, peluang untuk mengadopsi sistem ini secara luas tampaknya masih kecil. Meski demikian, simulasi yang dilakukan oleh para peneliti menunjukkan bahwa semakin banyak mobil otonom di jalan, semakin sedikit kemungkinan terjadi penundaan di persimpangan.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa peningkatan penetrasi pasar kendaraan otonom dapat mengurangi rata-rata penundaan di persimpangan hingga 27%,” jelas para peneliti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *