Satu hal yang hilang dari mobil listrik adalah sensasi perpindahan gigi saat berakselerasi. Hal ini bisa disiasti dengan menyematkan simulasi perpindahan gigi yang disematkan pada Ioniq 5 N.
Porsche Taycan Dilansir InsideEvs, pabrikan mobil mewah Porsche awalnya ingin menyematkan teknologi serupa pada mobil listrik, namun akhirnya mengurungkan niatnya. Porsche menilai fitur tersebut tidak membuat kendaraan listrik terasa lebih baik.
Lars Kern selaku Porsche development driver mengaku sudah mencoba Ioniq 5. Menurut Lars, hal tersebut bukanlah yang diinginkan oleh pabrikan asal Jerman ini.
Simulasi perpindaha gear Hyundai Ioniq 5 N yang disebut N e-shift bertujuan untuk mensimulasikan sensasi dari gearbox dual-clutch delapan percepatan. Fitur ini dirancang untuk menciptakan sensasi mesin pembakaran internal, padahal mobil listrik ini menggunakan unit penggerak listrik satu percepatan.
Porsche kurang setuju dengan pendekatan ini. “Kami selalu melihat apa yang dilakukan pesaing, tetapi dari perspektif kami, mengapa harus membuat sesuatu yang lebih buruk? Maksud saya, meskipun cara tenaga diterjemahkan atau diterapkan, mesin listrik lebih baik daripada mesin pembakaran, jadi kami merasa tidak perlu mensimulasikan hal-hal dari masa lalu,” ungkap Kern.
Kern menambahkan, “Kami tidak melihat gunanya membuat mobil terasa seperti mesin pembakaran karena itu bukan sifatnya. Kami tidak ingin meniru mesin pembakaran karena kami masih memproduksi mesin pembakaran, jadi kami tidak melihat alasan untuk melakukannya.”