Rapor Merah Toyota, Uji Tabrak Raize Hanya Raih 1 Bintang

Rapor Merah Toyota, Uji Tabrak Raize Hanya Raih 1 BintangRapor Merah Toyota, Uji Tabrak Raize Hanya Raih 1 Bintang (Motor1)

Toyota Raize resmi diluncurkan di Indonesia pada tahun 2021 lalu. Di Indonesia, Raize merupakan kembaran Daihatsu Rocky yang sama-sama memberikan pilihan bagi konsumen di tengah ketatnya persaingan SUV kompak, Namun, belakangan ini Raize menjadi sorotan setelah menjalani uji tabrak oleh Latin NCAP dengan nilai satu bintang.

Dilansir Motor1, menurut ahli dari New Car Assessment Programme for Latin America and the Caribbean, Raize dinilai memiliki struktur yang “tidak stabil” saat terjadi tabrakan depan dan hanya memberikan perlindungan minimal pada dada pengemudi. Uji tabrak depan dilakukan pada kecepatan 64 km/jam, sementara uji tabrak samping pada 50 km/jam memperlihatkan adanya intrusi signifikan ke dalam kabin penumpang, meningkatkan risiko cedera.

Lebih mengejutkan lagi, Raize tidak meraih poin dalam uji tabrak samping karena tidak dilengkapi dengan perlindungan kepala samping. Sebagai catatan, model yang diuji oleh Latin NCAP adalah varian rendah yang dilengkapi dua airbag, sehingga hasilnya kurang memuaskan.

Raize hanya mencetak 41% dalam perlindungan penumpang dewasa, 72% untuk penumpang anak-anak, dan 59% untuk perlindungan pejalan kaki. Latin NCAP mengkritik Toyota atas keputusan mereka menjual mobil dengan fitur keselamatan minim di beberapa negara, dan mendesak perubahan dalam strategi keselamatan.

Toyota Raize di Indonesia

Di Indonesia, varian Raize GR Sport sudah memiliki fitur keselamatan canggih seperti Toyota Safety Sense yang mencakup lane departure warning, lane departure prevention, pre-collision warning, pre-collision braking, adaptive cruise control, dan front departure alert. Selain itu, varian tertinggi sudah dilengkapi enam airbag.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *