Lei Jun selaku pendiri dan bos Xiaomi telah mengumumkan akan menjual SU7 Ultra pada semester pertama tahun depan. Versi prototype supercar listrik tersebut diperkenalkan pada Jumat lalu, mobil listrik ini dilengkapi tiga e-motors yang menghasilkan tenaga 1.548 hp dengan klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 1,97 detik, 0-200 km/jam butuh 5,96 detik, dan kecepatan puncak 350 km/jam.
Dilansir carnewschina, SU7 versi produksi akan menggunakan baterai, tiga e-motors, dan sasis yang sama dengan SU7 Ultra prototype, namun semua komponen serat karbon akan disunat agar harganya tetap masuk akal. SU7 Ultra versi produksi akan ditawarkan dalam dua trim, yaitu regular dan track.
Mobil Listrik Pertama Xiaomi Versi Performa Tinggi
Bagi Anda yang belum tahu, SU7 Ultra protoype adalah versi performa tinggi dari SU7 sedan yang diperkenalkan Maret lalu. SU7 juga merupakan mobil pertama yang dibuat Xiaomi.
SU7 Ultra prototype menggunakan satu motor elektrik V6s dan dua V8s, pabrikan asal China ini menyebutnya sebagai HyperEngine. Baterai menggunakan CATL Qilin 2.0 dengan output maksimal 1.330 kW.
Xiaomi SU7 Ultra prototype berencana untuk menaklukkan catatan waktu Porsche Taycan Turbo GT di Nürburgring , Jerman. Saat ini, mobil listrik asal Jerman masih memegang rekor mobil produksi empat pintu terkencang. Lei Jun menyebutkan harga Xiaomi SU7 Ultra akan sedikit lebih mahal, namun masih terjangkau.

