Tesla Terpaksa Lakukan PHK Massal, 10 Persen Karyawan Terkena Dampaknya

Tesla RoboTaxi Siap Diperkenalkan pada 8 Agustus MendatangTesla Terpaksa Lakukan PHK Massal, 10 Persen Karyawan Terkena Dampaknya

Tesla bakap memangkas tenaga kerja global sebanyak lebih dari 10 persen, hal tersebut dilakukan untuk menghadapi perubahan pasar kendaraan listrik.

Dilansir Carscoops, informasi tersebut berasal dari surat elektronik yang beredar di kalangan karyawan Tesla, yang akhirnya bocor di dunia maya. Dalam surat tersebut, Elon menjelaskan sulitnya untuk memutuskan efisiensi karyawan dan perusahaan beralih ke fase selanjutnya untuk bertumbuh.

Menurut salah satu atasan di Tesla, pemangkasan karyawan bertujuan untuk mengurangi biaya serta meningkatkan produktivitas. Elon pun menjelaskan sulitnya untuk memangkas karyawan lebih dari 10 persen secara global. “Tak ada hal  lain yang saya benci, tapi ini harus dilakukan,” jelas Elon dalam surat elektronik.

Namun, dalam surat elektronik tersebut tidak disebutkan lambatnya pertumbuhan kendaraan listrik secara global. Alasannya disebutkan karena banyak duplikasi peran pekerjaan di beberapa area.

14 Ribuan Karyawan Tesla Terancam

Belum diketahui secara pasti berapa karyawan yang akan terkena dampaknya. Namun, Bloomberg menyebutkan karyawan Tesla pada akhir 2023 mencapai 140.473 orang, sehingga 10 persennya berkisar 14 ribuan karyawan.

Belakangan ini, pabrikan baru ditujukan untuk meningkatkan produksi Model Y. Semakin banyaknya suplai dipadukan dengan turunnya permintaan membuat Tesla menurunkan harga agar bisa bersaing dengan harga mobil listrik pabrikan China.

Kabar efisiensi karyawan di Tesla sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, karena para manajer sudah diminta untuk membuat catatan nama pada awal tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *