Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) melalukan investigas terhadap Honda Insight dan Passport akibat adanya keluhan akibat pengereman sendiri. Organisasi tersebut kini sedang mencari informasi terkait kemungkinan pengaktifan rem secara otomatis.
Dilansir Motor1, investigasi yang dimulai pada 7 Maret lalu fokus terhadap Insight dan Passport yang dibangun dari 2019 hingga 2022. Sebuah dokumen dari Office of Defects Investigation (ODI) terdapat 46 keluhan yang diterima akibat sistem tersebut, disebutkan rem bekerja sendiri tanpa cara yang jelas untuk mencegahnya. Tiga kendaraan dilaporkan terlibat kecelakaan atau terbakar, dan dua menyebabkan cedera. Dokumen tersebut menyebutkan 250.712 kendaraan menjadi bagian dari investigasi.
Perlu diketahui, investigasi yang dilakukan untuk mencegah hal-hal yang berpotensi menimbulkan masalah. Pihak Honda sendiri menyadari pihak NHTSA sedang melakukan investigasi akibat aktivasi sistem Automatic Emergency Braking. Honda sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sambil melakukan pengecekan internal.
Sayangnya belum diketahui informasi soal parameter lainnya seperti kecepatan, lokasi, atau fitur cruise control aktif atau tidak bisa menyebabkan pengeremen aktif sendiri. Belum ada kepastian juga mengapa hanya Passport dan Insight saja yang terkena masalah ini dibandingkan dengan Honda lainny ayang dilengkapi automatic emergency braking
Passport generasi sekarang kembali ke Amerika Utara sebagai model 2019. SUV tersebut terjual 53.133 unit pada 2021, lalu turun menjadi 41.306 pada tahun 2022. Sedangkan Insight hanya terjual 19.431 pada masa kejayaannya 2021 lalu.

