Salah satu kendala yang sering dialami pemilik mobil adalah berkurangnya tenaga mesin atau gejala mesin ngelitik. Kondisi ini tentunya mengurangi kenyamanan dan menimbulkan kekhawatiran saat berkendara.
Menurut Yagimin, Chief Marketing Auto2000, tindakan pencegahan sangat penting. “Jangan biarkan mobil rusak atau mogok hingga mengganggu mobilitas Anda. Hal ini justru akan merugikan,” ujarnya.
Penyebab Utama Masalah Mesin Mobil
Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan mobil kehilangan tenaga, ngelitik, hingga mogok:
- Endapan Kotoran di Tangki Bensin
Residu yang mengendap di tangki bensin dapat menghambat aliran bahan bakar. Jika dibiarkan, filter bensin bisa rusak, dan kotoran dapat mencapai ruang bakar. - Penggunaan BBM Tidak Sesuai
Pastikan menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan rekomendasi mesin mobil Anda. BBM berkualitas tinggi biasanya lebih bersih dan rendah residu, sehingga membantu pembakaran yang sempurna. - Mengisi BBM di Tempat Tidak Resmi
Hindari mengisi bensin di luar SPBU resmi karena kualitasnya tidak terjamin dan berpotensi merusak mesin. - Menunda Pengisian Bensin
Jangan menunggu bensin hampir habis untuk mengisi ulang. Endapan kotoran dan air di tangki dapat tersedot, merusak komponen mesin.
Langkah Pencegahan yang Disarankan
- Ganti Filter Bensin Secara Berkala
Lakukan penggantian filter bensin setiap 1 tahun atau 20.000 km untuk mesin bensin dan diesel. Jika sering melewati jalan berdebu, pertimbangkan penggantian lebih cepat untuk menghindari kerusakan komponen mesin. - Periksa Pompa BBM
Pompa BBM juga perlu diperiksa secara rutin. Jika ada indikasi masalah, seperti mesin tersendat atau kehilangan tenaga, segera lakukan pengecekan dan ganti pompa jika diperlukan. - Kuras Tangki Bensin
Kuras tangki secara berkala, terutama untuk mobil berusia lebih dari 2 tahun. Ini membantu membersihkan kotoran dan air yang dapat menyebabkan korosi atau kerusakan pompa.

