Zhou Yan selaku manajer komunikasi SAIC-GM-Wuling (SGMW), telah mengonfirmasi bahwa Wuling sedang mengembangkan Kei Car listrik. Mobil yang dimaksud sudah mulai diuji coba di jalanan China dengan dimensi yang lebih besar dibanding Hongguang Mini EV.
Dilansir Carnewschina, pada awal Oktober, foto-foto bocoran mobil uji Wuling muncul di dunia maya. Mobil ini sebagian tertutup kamuflase, namun terlihat bahwa lampu depannya serupa dengan model Hongguang Mini EV Macaron. Kabarnya, nama internal dari mobil yang terlihat ini adalah CE110M.
Kemudian, Zhou Yan mengonfirmasi di media sosial Weibo bahwa Wuling sedang mengerjakan Kei Car listrik. Ia menyatakan bahwa mobil Kei listrik memiliki potensi besar untuk digunakan baik untuk keperluan domestik maupun komersial.
Zhou Yan menjelaskan bahwa Kei Car berbahan bakar bensin memiliki potensi yang lemah di China karena mesin mereka yang bising dan kurang bertenaga, tetapi versi listriknya dapat menjadi populer.
Wuling Ingin Mengulang Kesuksesan
Pada tahun 2020, Wuling menjadi pelopor dengan meluncurkan mobil kota listrik Hongguang Mini EV di China. Keberhasilan ini menginspirasi produsen lain untuk membuat pesaingnya seperti Changan Lumin, Chery QQ Ice Cream, Geely Geome Panda mini, dan lainnya. Kini, Wuling tampaknya siap mengambil risiko untuk mengulang kisah sukses tersebut.
Wuling CE110M kemungkinan menggunakan arsitektur modular Tianyu M, platform yang juga digunakan oleh Wuling Bingo SUV yang baru diluncurkan. Platform Tianyu M ini cocok untuk mobil listrik dengan panjang bodi antara 3.500 hingga 4.600 mm. Dalam hal ini, Wuling CE110M bisa dilengkapi dengan motor listrik 75 kW (100 hp) dan baterai 50,6 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 510 km.

