Kehadiran NMax Turbo di jajaran skutik MAXi Yamaha turut dibarengi dengan pembaruan mesin Blue Core 155cc VVA generasi terbaru yang mengadopsi teknologi Yamaha Electric Continuous Variable Transmission (YECVT).
Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum sebesar 11,3 kW / 8.000 rpm serta torsi maksimum yang naik menjadi 14,2 Nm / 6.500 rpm (sebelumnya 13,9 Nm / 6.500 Rpm). Mesin baru ini diiringi dengan kehadiran fitur Riding Mode dan juga Y-shift.
Berikut adalah 6 pembaruan yang pada NMax Turbo di bagian sektor jantung pacu :
1.Yamaha Electric Continuous Variable Transmission (YECVT)
Perbedaan yang paling menonjol adalah penggunaan teknologi YECVT yang menggantikan sistem CVT konvensional. YECVT bekerja dengan memanfaatkan komponen kelistrikan khusus yang meliputi Control Unit, Actuator serta beberapa Sensor dengan fungsi sebagai berikut :
- Transmission Control Unit (TCU) : Mengatur pergerakan ECVT motor dengan menginformasikan kondisi ECVT ke Smart Generator Control Unit (SGCU)
- ECVT Motor : menggerakan Pulley Primary
- Sensor Motor Position (Primary) : Mendeteksi pergerakan Pulley Primary dan memberikan input ke Transmission Control Unit (TCU)
- Speed Sensor (Secondary) : Mendeteksi pergerakan Pulley Secondary dan memberikan input ke TCU
Komponen penggerak YECVT terdiri dari Primary Sheave Assy, Fixed Screw Assy, Sliding Screw Assy, ECVT Motor dan juga Gear Reduction Driven yang seluruh komponen tersebut mendapatkan garansi 3 tahun.
Diameter Pully didesain lebih besar 10mm, V-belt lebih lebar 0,8mm, dan Spring Secondary yang lebih Panjang 48.7mm serta lebih keras 163N pada area CVT. Desain tersebut diklaim membuat akselerasi lebih responsif.
Teknologi YECVT membuat skutik ini dilengkapi Riding Mode dengan 2 pilihan berkendara yang meliputi S-Mode (untuk perjalanan jarak jauh atau touring) dan T-Mode (untuk mobilitas perkotaan) serta Y-Shift yang membantu pengendara meningkatkan akselerasi ataupun deselerasi secara instan dalam 3 tingkatan, Low, Medium, dan High.
2.Body Cylinder Yamaha NMax Turbo
Blue Core 155cc VVA memiliki dinding cylinder yang dibuat sehalus mungkin (Mirror Bore Cylinder) untuk meminimalisir gesekan dan mengurangi “oil loss”. Suara mesin diklaim lebih halus dan mengurangi getaran.
3.Crankshaft & Rotor Assy Yamaha NMax Turbo
Crankshaft secara total lebih panjang, yaitu 301,4mm berbanding 283,8mm dengan NMAX generasi sebelumnya. Perubahan ukuran tersebut terjadi untuk mengakomodir komponen baru yaitu YECVT Gear yang terpasang di area CVT motor.
Rotor Assy motor lebih compact baik dari segi dimensi total, kini berukuran 43,75mm (NMax sebelumnya 44,2mm) maupun juga bobot yang kini menjadi 1.130 gr (NMax sebelumnya 1.250 gr).
4.Camshaft Yamaha NMax Turbo
NMax sebelumnya pin dowel yang berfungsi sebagai dudukan sprocket cam chain dibuat terpisah, kini menjadi satu kesatuan (build in) dengan Camshaft.
5.Hydraulic Tensioner Yamaha NMax Turbo
Pada mesin generasi sebelumnya gate stopper (bantalan untuk menekan rantai keteng) hanya ditekan oleh per dan tuas, kali ini proses penekanan dilakukan degan mengkombinasikan per dan juga oli, atau disebut dengan istilah Hydraulic Tensioner.
6.Jalur Oli Baru Yamaha NMax Turbo
Jalur oli sebelumnya hanya untuk menyuplai pelumasan di bagian Cylinder Head dan Cylinder Body saja, namun kini ditambah ke bagian Hydraulic Tensioner dan juga komponen YECVT Gear.

