Aksi pencurian Ferrari 812 GTS 2023 yang dilakukan oleh seorang pria bernama Dion Schontten (22) dari Waterbury, Connecticut berhasil digagalkan. Aksi kejahatan tersebut berhasil dilacak berkat bantuan sepasang Apple AirPods.
Dilansir Roadandtrack, kejadian ini bermula pada 16 September ketika Departemen Kepolisian Waterbury menerima laporan tentang Ferrari yang dicuri dari Greenwich. Pemilik Ferrari secara tidak sengaja meninggalkan AirPods di dalam kendaraan, yang kemudian digunakan untuk melacak lokasi mobil tersebut ke Waterbury.
Pihak berwajib berhasil mendekati Ferrari tersebut di sebuah SPBU dengan mobil patroli tanpa tanda. Schontten, yang sudah dikenal oleh polisi, menyadari kehadiran petugas dan menabrakkan Ferrari ke mobil polisi sebelum keluar dari kendaraan dan melarikan diri. Meski Ferrari mengalami kerusakan ringan, mobil tersebut masih bisa dikendarai.
Peran Apple iPhone
Selain itu, penyelidikan lebih lanjut mengungkap peran iPhone dalam kasus ini. Meskipun Schontten kabur, ia meninggalkan Apple iPhone-nya di dalam Ferrari. iPhone tersebut mengandung pesan teks dan unggahan media sosial yang menghubungkan Schontten dengan pencurian tersebut.
Schontten akhirnya ditangkap pada 26 September setelah polisi menemukan Acura TLX 2023 yang baru dicuri dari New York. Ia ditangkap bersama rekan pelaku, Keon Webster (18), yang juga berasal dari Waterbury. Polisi mengungkap bahwa kedua pelaku bergantian mengemudikan Acura tersebut. Webster juga memiliki surat perintah penangkapan terbuka terkait pencurian Audi S8.

