Butuh Untung, Volvo Terancam Tinggalkan Model Wagon

Butuh Untung, Volvo Terancam Tinggalkan Model WagonButuh Untung, Volvo Terancam Tinggalkan Model Wagon (Motortrend)

Era perubahan otomotif terus bergulir, dan kini giliran Volvo yang dikabarkan akan meninggalkan model wagon legendarisnya. Dalam sebuah wawancara dengan Autocar, CEO Volvo, Jim Rowan, mengungkapkan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan untuk menghentikan produksi wagon demi fokus pada varian lain yang lebih menguntungkan, terutama sedan dan SUV terbaru.

Dilansir Motortrend, tren pasar yang semakin didominasi SUV serta keterbatasan kapasitas produksi membuat Volvo harus memilih model yang paling efisien untuk dikembangkan. Rowan menjelaskan bahwa struktur bodi wagon membutuhkan penyesuaian desain yang lebih kompleks, sehingga kurang menguntungkan dibandingkan varian lain yang lebih laris di pasaran.

Selain itu, Volvo telah menyesuaikan strategi elektrifikasinya. Alih-alih mengejar target 100% kendaraan listrik pada 2030, kini perusahaan lebih realistis dengan mengadopsi lebih banyak model hybrid dalam transisi menuju elektrifikasi penuh. Dalam strategi “8×8”, Volvo berencana meluncurkan 8 model baru dalam 8 tahun ke depan. Namun, Rowan mengakui bahwa bisa saja rencana ini berubah menjadi “7×7”, meninggalkan satu model yang belum pasti—kemungkinan besar adalah wagon.

Salah satu model terbaru dalam strategi ini adalah Volvo ES90, sebuah hatchback listrik dengan posisi berkendara lebih tinggi, ruang kargo luas, dan desain pintu belakang yang lebih praktis. Model ini disebut-sebut menggabungkan keunggulan wagon dengan efisiensi produksi yang lebih baik. Ke depan, Volvo akan terus mengembangkan SUV dan model kompak lainnya seperti EX30, EC40 (dahulu C40), EX40, EX60 (meluncur 2026), EX90, dan van EM90 khusus pasar China.

Meskipun model wagon reguler mungkin akan menghilang, varian Cross Country yang memiliki ground clearance lebih tinggi akan tetap tersedia, setidaknya untuk pasar AS. Volvo masih mempertimbangkan untuk memberikan penyegaran pada model ini dalam beberapa tahun ke depan. Namun, bagi penggemar wagon klasik Volvo, tampaknya era kejayaan model ini benar-benar berada di ujung tanduk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *