Salah satu faktor terbesar yang membatasi fast-charging mobil listrik adalah panas. Pabrikan otomotif selalu mencari cara agar proses pengecasan tetap berlangsung adem, mulai dari liquid cooling cables hingga desain pada mobil. Sedangkan konsumen memiliki caranya sendiri, yaitu menempelkan handuk basah pada handle charger.
Dilansir insideevs, General Motors kini mencari cara yang tepat untuk mendinginkan proses pengecasan, tentu bukan dengan menggunakan handuk basah. Dalam sebuah paten yang dipublikasikan beberapa waktu lalu, GM menggunakan teknologi lama berumur puluhan tahun untuk mengoptimalkan pengisian baterai mobil listrik.
Rahasianya adalah menggunakan phase change material (PCM). Dalam desain GM, PCM dibuat di sekitar charging port dan dapat berubah bentuk dari padat ke cair saat menyerap panas.
Panas yang diserap dibuang melalui heat spreader, mirip dengan cara pendinginan pada beberapa perangkat elektronik. Sistem pendinginan pasif ini dinilai efisien dan dapat diandalkan.
Pentingnya Pendinginan Pengecasan Mobil Listrik
Pendinginan pada sistem pengecasan mobil listrik dinilai penting karena berpengaruh terhadap durasi pengisian. Ketikan komponen pengecasan menjadi panas, kecepatan pengecasan akan berkurang untuk melindungi komponen. Hal ini yang membuat trik handuk basah bisa mempercepat durasi pengecasan, karena membantu mendinginkan komponen dan sensor yang mengatur kecepatan pengisian.
Menggunakan PCM sepertinya menjadi solusi murah jika benar-benar bisa diaplikasian. Belum ada informasi apakah GM akan benar-benar menerapkan teknologi tersebut pada mobil baru nantinya. Terkadang tidak semua teknologi yang dipatenkan digunakan pada mobil produksi.

