Mobil listrik Stelato S9 hasil kolaborasi Huawei dan BAIC sudah bisa dipesan di Beijing dengan kisaran harga Rp 930 jutaan hingga Rp 1,2 miliaran. Jadwal pengiriman direncanakan mulai Agustus mendatang.
Dilansir carnewschina, mobil listrik ini dirancang untuk melawan mobil mewah Jerman seperti Audi A8 dan Mercedes-Benz S-class. Stelato S9 dibangun menggunakan platform Turing dan sistem sasis Turing. Mobil listrik ini juga yang pertama kali mengadopsi sistem mengemudi pintar Qiankun ADS 3.0 milik Huawei dan sistem HarmonyOS.
Stelato S9 memiliki panjang 5.160 mm, lebar 1.985 mm, dan tinggi 1.486 mm, dengan jarak sumbu 3.050 mm. Yu Chengdong selaku ketua Huawei Car Business Unit mengklaim mobil listrik barunya memiliki hambatan angin terkecil dibanding sedan mewah lainnya, angka pastinya baru disebutkan pada Agustus mendatang. Salah satu hal yang mendukung minimnya hambatan angin adalah penggunaan kamera samping yang menggantikan spion.
Varian Mobil Listrik Stelato S9
Mobil listrik Stelato S9 hadir dalam dua opsi motor elektrik, yaitu tunggal atau ganda. Motor elektrik buatan Huawei bertenaga 227 kW disematkan pada poros roda belakang. Serta versi motor elektrik ganda mendapatkan motor elektrik Huawei bertenaga 158 kW pada poros roda depan. Belum ada bocoran informasi soal kapasitas baterai, namun jarak tempuh diklaim mencapai 800 km, kemungkinan klaim jarak tempuh tersebut untuk versi motor elektrik tunggal.

