Jeep Wrangler dikenal memiliki satu kemampuan yang paling menonjol, yaitu kapabilitasnya untuk melalui jalur offroad. Namun, Jeep Wrangler lansiran 2016 rupanya akan kesulitan untuk diajak berpetualang sebagaimana mestinya karena adanya recall yang disebabkan oleh komponen clockspring.
Dilansir Carscoops, clockspring merukapan komponen yang memungkinkan kelistrikan lingkar kemudi tetap terhubung dengan kendaraan saat diputar-putar sekalipun. Namun, pada 2016 lalu Jeep menyadari desain clockspring pada Wrangler 2011-2016 kurang sempurna, sehingga debu bisa masuk.
Kontaminasi debu bisa menyebabkan beragam komponen bermasalah, sehingga pengemudi bisa kehilangan banyak kehilangan fitur penting seperti airbag. Terutama Jeep Wrangler yang dirancang untuk jalanan berdebu, pintu bisa dilepas, dan windshield diturunkan.
Jeep Melakukan Recall pada 2016
Jeep sendiri sudah melakukan recall pada 2016 yang melibatkan 7.200 unit. Namun, pada Februari 2024 Jeep menyadari recall tersebut belum cukup, dan sekarang melakukan recall untuk 1.813 kendaraan di US yang masih bisa terkontaminasi bagian clockspring.
Pada tahap awal recall, Jeep menjelaskan bahwa pengemudi akan mendapatkan peringatan berupa lampu airbag menyala. Pabrikan tersebut menyadari ada 21 rekaman customer assistance yang terkait dengan recall, tapi belum ada laporan klaim garansi dan cedera yang diakibatkan.
Jeep akan mulai menghubungi konsumen yang mobilnya terkena dampak recall mulai 3 Mei. Konsumen akan diminta untuk datang ke dealer terdekat untuk mengganti komponen tanpa dikenakan biaya.

