Satu hal yang sering menjadi perdebatan di kalangan pencinta mobil adalah tata cara menutup kap mesin yang baik dan benar.
Terkadang menutup terlalu keras menimbulkan kekhawatiran akan menyebabkan kerusakan di area pengait. Jika terlalu pelan, kap mesin tidak bisa menutup dengan sempurna.
Dilansir laman resmi Hyundai, rupanya cara menutup kap mesin mobil tidak sesulit yang dibayangkan. Namun, perlu sedikit keberanian dan juga rasa tega.
Cara Menutup Kap Mesin Mobil
Langkah pertama, pastikan tiang penyangga kap mobil sudah berada pada posisinya. Hal ini diperlukan untuk mencegah tiang penyangga terkena kap saat ditutup dan menyebabkan kerusakan.
Setelah tiang penyangga disimpan pada tempatnya, tahan kap mesin dari bawah lalu turunkan secara perlahan-lahan. Saat jarak kap mesin berkisar 20 hingga 30 cm dari pengait, lepaskan tangan menjauhi kap mesin. Kap akan terjatuh dan terkunci dengan pengait. Meskipun sedikit menimbulkan suara agak berisik, cara ini yang termudah dan terbaik untuk menutup kap mesin.
Lain halnya dengan kap mesin yang dilengkapi hidrolik. Anda perlu sedikit membanting ketika jarak kap dan pengait di kisaran 15 cm. Jangan paksakan untuk menekan kap mesin, karena bisa menimbulkan penyok nantinya.

