Kalah Pintar dengan Smartphone, Ferrari Tinggalkan Sistem Navigasi

Tak Mau Buat, Ferrari Berambisi Jadi Ahli Baterai Mobil ListrikIlustrasi Ferrari

Calon pemilik Ferrari nampaknya harus menyediakan sistem navigasinya sendiri jika memutuskan untuk membeli salah satu mobil mewah asal Italia tersebut. Ferrari nampaknya harus mengakui bahwa smartphone jauh lebih bisa diandalkan, dan memutuskan untuk menghilangkan fitur navigas pada model mendatang, seperti Purasangue dan 12Cilindri.

Dilansir Motor1, Emanuele Carando selaku Head of Product Marketing Ferrari mengaku kepada Drive bahwa phone mirroring adalah pilihan paling bersahabat dan paling terbaru.

Ferrari paham konsumennya tidak menggunakan supercar sebagai kendaraan harian, jadi sebisa mungkin untuk tidak mempersulit pemilik mobil Italia tersebut belajar sistem navigasi khusus.

Memang smartphone sudah menjadi barang yang wajib dibawa kemana-mana, bukan hanya pemilik. Carando pun menyebutkan smartphone merupakan hal paling berharga di dalam mobil dan sering digunakan.

Jika Ferrari mengandalkan smartphone untuk sistem navigasi, General Motors malah memutuskan untuk mengembangkan perangkat lunaknya sendiri dan meninggalkan Apple CarPlay serta Android Auto.

Ferrari Andalkan Smartphone untuk Navigasi

Sudah nyaris 10 tahun sejak Apple CarPlay dan Android Auto diluncurkan. Keduanya sudah menjadi fitur wajib disematkan pada mobil-mobil keluaran terbaru.

Konsumen tentu selalu berharap teknologi yang disematkan pada mobil akan memberikan pengalaman terbaik. Mengingat pabrikan otomotif menghabiskan riset bertahun-tahun untuk pengalaman terbaik. Pada akhirnya, pengalaman terbaik bisa didapatkan dari sistem yang familiar, dan hal itulah yang ditawarkan oleh Ferrari dengan mengandalkan Apple CarPlay serta Android Auto.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *